RSS

MENJAWAB TUDUHAN PEMALSUAN INJIL

15 Aug

Artikel ini untuk menjawab para muslim yg slalu berkoar-koar bahwa Alkitab (Injil) sudah dipalsukan!

MENJAWAB TUDUHAN
PEMALSUAN INJIL

J

ika kita mengamati Alkitab (Perjanjian Lama & Perjanjian Baru) lalu kita bandingkan dengan isi Quran, kita akan mendapatkan selain beberapa cerita yg mirip, juga cerita-cerita Quran yg tidak terdapat dlm Alkitab. Banyak perbedaan-perbedaan, pertentangan dan bahkan nama Muhammad sama sekali tidak pernah disebut di dalam Alkitab. Masalah ini menjadikan kaum muslim “bahkan dimulai sejak jaman Muhammad sendiri” merasa sulit sekali utk menyelaraskan atau mengawinkan antara harapan dan kenyataan.

Harapannya, meskipun antara Alkitab dan Quran itu berbeda, namun seharusnya perbedaan itu bukanlah perbedaan yg prinsipil. Dan dari pandangan Quran, seharusnya ahlul-Kitab atau umat yg menerima Kitab Allah, yaitu orang-orang Yahudi dan Kristen, sudah menyatakan dan mengakui bahwa Muhammad itu nabi yg benar, –yg diutus oleh Allah yg sama dengan Allah-nya Abraham, Ishak, dan Yakub (Allah Israel), yg juga adalah Allah yg sama yg disembah oleh orang-orang Kristen sebab mereka telah menerima Firman yg otentik, asli dan benar dari sumber yg sama, yakni Allah sendiri. Namun pada kenyataannya, sejak jaman Muhammad, mereka (Yahudi & Kristen) tidak mau menerima dan menyatakan Muhammad sebagai nabi utusan Allah, dan malahan khususnya hubungan antara orang-orang muslim dengan orang-orang Yahudi selalu penuh dengan ketegangan, konflik dan kontroversi.

Dari latar belakang seperti inilah, maka dapat dimengerti kalau sikap Quran terhadap Ahlul-Kitab menjadi dialectical relationship (alias tidak konsisten; disatu sisi dikatakan Taurat & Injil itu dari Allah dan oleh karena itu maka Allah sendiri yg akan menjaganya dari tangan-tangan manusia, namun di-sisi lainnya dikatakan telah dipalsukan atau diubah. Dengan demikian, sebenarnya Quran menyangkal pernyataannya sendiri bahwa Allah akan menjaga FirmanNya dari tangan-tangan manusia. Btw, kpd pembaca muslim, aku bertanya; itu sebenarnya ketidak-konsistenan Quran atau ketidak-konsistenan Allah?! Tidak mungkin keduanya benar sekaligus, dan keduanya salah. Harus ada salah satu diantaranya yg benar atau salah. Silahkan pilih sendiri! -adm).

Disatu pihak Quran menekankan bahwa Ahlul-Kitab telah menerima Wahyu dan Kitab yg benar, Otentik dan asli dari Allah sendiri, namun di lain pihak Quran juga menuduh mereka telah menyembunyikan atau yaktumuna, tukhfuna, mengubah dan merusakkan atau yuharrifuna, serta mengganti atau baddala, yaunna akan Firman Allah di dalam hidup mereka. Akibatnya mereka tidak bisa mengenal Muhammad sebagai nabi Allah. Dari semua tuduhan-tuduhan tersebut, tuduhan yg paling serius adalah tuduhan mengubah atau merusakkan atau yuharrifuna, kata bendanya tahrif: Di dalam bhs Arab kata ini bisa diartikan perubahan tafsiran, disebut tahrif maanawi. Untuk mengetahui apa yg dimaksud di bawah ini berturut-turut kita akan meneliti satu persatu dari kata-kata tersebut secara singkat.

Q.2:146

Orang-orang (Yahudi & Nasrani) yg telah kami beri Alkitab (Taurat & Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebagian dari mereka menyembunyikan (yaktumuna) kebenaran padahal mereka mengetahui.

Catatan terjemahan: kata “Muhammad” seharusnya diterjemahkan “-nya”, yg menunjukkan kepada Firman yg diterima Muhammad (lihat Pickthall, The Glorious Koran, text and explanatory translation; New York, A Mentor Religious Classic, 1956. Sebagai informasi, Pickthall adalah seorang muslim).

Dari ayat tersebut, Ahlul-Kitab yg telah mendapatkan Kitab yg benar dari Allah diharapkan akan dapat mengenal Wahyu yg datang kepada Muhammad secara akrab. Namun kenyataannya mereka tidak mengenal. Hal ini menimbulkan tuduhan yg dimuat dalam Quran bahwa sebagian dari mereka menyembunyikan (yuktumuna) tanpa penunjukan dan dikatakan –menyembunyikan- kebenaran, atau di dalam Q.6:91 dinyatakan menyembunyikan apa yg telah diwahyukan Tuhan. Di dalam 5:15 dikatakan bahwa Muhammad datang dengan Quran untuk menjelaskan apa yg telah engkau sembunyikan, dan seperti sebelumnya disini juga tak dijelaskan sama sekali tentang bagian Quran mana yg menjelaskan, dan bagian Alkitab mana yg disembunyikan, serta bagian Alkitab mana yg mau dijelaskan oleh Quran, juga tak dijelaskan sama sekali cara bagaimana, kapan, dimana dan mengapa Ahlul-Kitab menyembunyikan. Repotnya, Quran bungkam dalam soal ini. Akibatnya, sampai saat ini muslim dibuat kebingungan sendiri ketika dituntut penjelasan tentang hal ini.

Empat kali kata kerja yuharrifuna (mengubah, merusakkan) dipakai di dalam Quran dengan subject orang Yahudi atau bani Israel (Q.4:46; 5:13; 4:41 dan Q.2:71). Semuanya dari surah-surah yg diturunkan di Madinah setelah hubungan antara Muhammad dengan Ahlul-Kitab, khususnya Yahudi retak dan penuh dengan ketegangan dan akhirnya putus sama sekali. Dan yg menarik sekali dipakai kata benda harf: fluctuating state atau posisi yg mengambang, dan diterapkan kepada sebagian dari orang Arab Muslim sendiri.

Di dalam Q.4:46, setelah statement umum dari antara orang-orang Yahudi mengubah (yuharrifuna) kata-kata dari konteksnya (mawadiih), lalu diberikan contoh konkrit tentang permainan kata-kata dari orang-orang Yahudi tersebut. “Kami mendengar, tetapi kami tidak mau menuruti” (kata Arab: sami’na wa’asayna), sebagai pengganti dari “Kami mendengar dan menurutinya” (kata Ibrani: shamanu we asinu); Dan kata Arab raa’ina artinya sudilah kiranya kamu memperhatikan kami (sebagai kata-kata yg sering diucapkan untuk memohon perhatian) yg ditirukan oleh orang-orang Yahudi dengan tak begitu jelas ke kata Ibrani ra’ artinya evil, jahat untuk mengolok-olok Muhammad dan para pengikutnya. Inilah PLESETAN ala Yahudi yg bikin Muhammad dan para pengikunya ngambek sampe hari ini!! (Lucu ya, hehehee?!!)

Dari contoh kedua, jelas merupakan permainan kata-kata orang Yahudi untuk mengejek Muhammad, sedangkan dari contoh pertama lebih merupakan konfirmasi atau pengakuan atas tabiat orang-orang Yahudi yg menurut Muhammad mereka tampaknya mengatakan ‘asinu’ artinya :kami melaksanakan, tetapi mereka menunjukkan ‘asyina,’ kami tak melakukan.

Disebut kembali di dalam Q.5:13, bahwa bani Israel yuharrifuna kata-kata dari konteks dan melupakan sebagian dari apa yg telah mereka ingatkan, tanpa disebutkan secara spesifik bagian yg mana dari Alkitab yg telah diubah dan dilupakan.

Dari dua ayat tersebut di atas maka jelas yg dimaksud dengan tahrif disini bukanlah perubahan textual atau harafiah dari Alkitab, melainkan penafsiran arti dari kata-kata yg terdapat di dalam Alkitab. Kata-kata tertentu telah diambil atau dikeluarkan dari konteksnya dan diterapkan ke suatu hal yg tidak pernah dimaksudkan oleh Wahyu Allah. Sehingga akibatnya kata-kata itu menjadi berubah maknanya. Khususnya Q.4:46, justru contoh konkritnya tidak menunjukkan sama sekali kepada perubahan ataupun pemalsuan text atau pasal bacaan dari Alkitab, melainkan kepada permainan kata orang-orang Yahudi yg menggambarkan sifat dan sikap ketidakjujuran dan kemunafikan mereka dalam berurusan dan berhubungan dengan Muhammad dan orang-orang muslim.

Kesimpulan tersebut di atas lebih ditegaskan lagi di dalam Q.5:41 yg kalau dibaca dari keseluruhan konteksnya mengungkapkan tentang delegasi orang-orang Yahudi yg diutus utk menemui Muhamamd, utk meminta pengadilannya atas perselisihan mereka. Tidak jelas apakah yg menjadi masalah dari perselisihan tersebut. Mungkin masalah zinah, dimana orang-orang Yahudi ingin mengubah hukum rajam (sesuai dengan Quran) menjadi pemukulan dan penghitaman muka si tersangka, lalu mereka berkata kepada orang-orang Yahudi yg mengutus: “Kalau ini diberikan, terimalah! Dan jika kamu diberi yg bukan, berhati-hatilah!” Di dalam kasus ini menarik sekali untuk digaris-bawahi, bahwa Muhamamd menunjuk kepada Taurat sebagai dasar utk menghakimi mereka, dan sikap yg sama juga ia terapkan kepada orang-orang Kristen yg harus diadili menurut Injilnya.

Denga demikian yg diubah oleh delegasi tersebut bukanlah kata secara literal atau harafiah maupun menafsirkan arti dari Taurat, tetapi keputusan Muhammad berkenaan dengan perselisihan mereka. Malahan disini Muhammad justru mengakui Taurat dan Injil sebagai Kitab yg Otentik dan asli dari Allah di tangan orang-orang Yahudi dan Kristen, dan oleh karena itu Kitab tersebut berwibawa dan harus dituruti oleh mereka baik secara agama maupun hukum peradilan.

Selanjutnya di dalam Q.2:75-79, ketika perselisihan antara orang-orang muslim dengan orang-orang Yahudi makin memuncak, orang-orang Yahudi dituduh sebagai kaum munafik sebab ketidakjujuran dan mereka dianggap telah melakukan pengkhianatan terhadap Muhammad. Mereka mengatakan: kami percaya, namun mereka tetap menyimpan pengetahuan dari Alkitab mereka terhadap orang-orang muslim. Mereka dituduh telah mengubah firman Allah, tanpa penjelasan firman Allah yg mana yg diubah itu. Sehingga disini ada dua tafsiran: Pertama; Mungkin firman Allah yg dimaksud itu adalah firman yg difirmankan kepada Musa dimana ada beberapa orang Yahudi yg mendapatkan kesempatan utk ikut mendengarkannya, lalu setelah mereka kembali kpd orang-orang Yahudi yg lain mereka mengatakannya berbeda dari apa yg telah mereka dengar (Rabi b. Anas d. 140 AH). Kedua; Mungkin ‘firman Allah’ yg diucapkan Muhammad kpd beberapa orang Yahudi berkenaan dengan keputusan hukum rajam bagi penzinah sebagaimana yg telah kita baca di atas.

Apakah firman itu menunjukkan Firman yg didengar di zaman Musa, ataukah keputusan Muhammad, yg lebih penting disini bahwa tahrif, pengubahan itu bukanlah berarti perubahan secara textual atau harafiah, melainkan menunjuk kepada perubahan verbal atau kata-kata yg diucapkan dan penafsiran arti yg terjadi ketika beberapa orang Yahudi mendengar firman Allah kepada nabi Musa atau pembacaan dan pelaguan Firman Allah di dalam Taurat, kemudian di dalam berhubungan dengan orang lain mereka menerangkannya secara berlainan. Quran bahkan mengingatkan bahwa akan celakalah bagi orang yg menulis buku dan mengatakannya ini dari Allah. Sehingga disini buku yg dimaksud jelas bukanlah Alkitab, tetapi buku lain, mungkin buku tafsir yg semena-mena. (alTabari).

Yang lebih menarik lagi bahwa Q.22:11 kata Arab harf, artinya secara harafiah: tepi, posisi yg mengambang; yaitu jikalau agama mendatangkan keuntungan duniawi mereka puas dan kelihatan sungguh-sungguh, tetapi jika ditimpa bencana mereka berbalik menyembah berhala, juga diterapkan sebagian orang Arab yg masuk islam, namun yg meragukan ke-islamannya.

Sebagai pengembangan dari konsep tahrif, di dalam Q.2:58,59 dan Q.7:161, 162. Beberapa orang diantara bani Israel juga dituduh telah mengganti (baddala) Firman Allah dengan kata-kata lain. Dengan contoh konkrit: Tuhan telah berkata kepada bani Israel, jikalau mereka memasuki kota tertentu, mereka minum, makan manna dan seterusnya, mereka harus sujud di depan pintu gerbang kota sambil berkata hittah sebagai kata-kata permohonan ampun, tetapi mereka mengganti dengan kata-kata lain yg tak disebutkan oleh Quran. Dengan demikian yg diubah disini jelas bukan menunjuk kepada ayat-ayat Alkitab secara harafiah maupun tafsiran, melainkan menunjuk kepada ketidaksetiaan sikap dan perilaku Israel yg tidak menuruti kehendak Tuhan.

Di dalam dialectical relationship (alias, inkonsisten. -adm), setelah kita membicarakan tuduhan Quran terhadap Ahlul-Kitab berkenaan dengan Alkitab mereka, sebagai keseimbangan kini baiklah kita juga menyelidiki pandangan positifnya.

Dari penelitian satu persatu sebelumnya, di sini perlulah ditekankan bahwa tuduhan Quran tentang pengubahan, penggantian, pengrusakan dan bahkan pemalsuan bagian-bagian dari Alkitab jelas tidak ditujukan kepada seluruh orang-orang Yahudi dan Kristen, melainkan hanya kepada mereka yang dianggap telah berlaku curang kepada Muhamad (Q.2:146; 2:59; 2:174; 5:41; 4:46; 2:75; 3:78; 7:162). Hal ini menyatakan bahwa menurut Quran masih banyak diantara orang Yahudi dan Kristen yg baik hati, jujur dan tidak sombong. Mereka rendah hati di hadapan Tuhan dan tidak menjual ayat-ayat Tuhan untuk harga yg rendah (Q.3:199). Mereka membaca dan melagukan Alkitab mereka dengan pembacaan dan pengajian yg benar (Q.2:121). Oleh karena itu Quran memerintahkan Muhammad dan para pengikutnya (muslim), jikalau ada keraguan sehubungan dengan Firman Allah yg telah difirmankan kepadanya, supaya mereka bertanya kepada orang-orang Yahudi dan Kristen yg terlebih dahulu telah mendapatkan dan mempunyai Firman Allah dan Alkitab yg Otentik (Q.10:94).

Sikap Quran terhadap kitab-kitab pre-Quranic tetap dipandang asli, autentik dan berwibawa dari Allah sendiri. Hal ini dapat dibandingkan antara Q.6:154, 155 yg diturunkan di Mekkah sewaktu hubungan antara Muhammad dengan orang Yahudi belum terputus dengan Q.5:44-46 setelah hubungan mereka terputus. Jikalau ada perselisihan ketidakselarasan dengan Ahlul-Kitab, kesalahan itu bukanlah terletak pada Tuhan atau KitabNya, melainkan pada manusianya. Untuk menjaga dan melindungi Wahyu Allah dari ketidak-setiaan dan kesalahan manusia, di dalam Q.46:7-9 merupakan sebuah garansi langsung dari Allah yg menjamin bahwa bagaimanapun manusia berusaha mengingkari dan menggelapkan kebenaran Firman Allah, mereka tidak akan berhasil, sebab mereka tidak mempunyai kekuasaan untuk melawan Tuhan.

Jadi, bila muslim tetap ngeyel/ngotot mengatakan bahwa Alkitab (sebagai Kitab yg diturunkan oleh Allah sendiri) telah dipalsukan oleh tangan-tangan manusia (bahkan tangan-tangan setan sekalipun), maka si muslim telah mengingkari jaminan Allah yg telah disampaikan di dalam Q.46:7-9 tersebut. Dan yg lebih ironis lagi, sadar ataupun tidak, muslim telah membuat Allah sebagai PEMBOHONG BESAR, karena telah mengingkari janjiNya sendiri untuk menjaga Kitab-kitabNya.

Wassalam,
Namasamaran

Sumber:
www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=5978

 
22 Comments

Posted by on August 15, 2008 in AlQuran

 

22 responses to “MENJAWAB TUDUHAN PEMALSUAN INJIL

  1. optimsbisa

    December 17, 2008 at 3:38 pm

    oke,hal dasar yang membuat injil skrg keliatan palsu adalah telalu banyaknya injil,sampe saya bingung,ada injil matius ada injil markus ada injil lukas yohannes,dll.sedangkan setahu saya Alloh cuma menurunkan injil kepada nabi Isa AS.apa mereka itu sbg pengarang, penyontek,atau mungkin pemalsu.!kalau pemgarang? ggk mungkin kan injil wahyu Tuhan.ee..maaf ada yg lupa tadi injil Barnabas ggk kesebut. tuh nambah lagi deh,..

     
  2. optimsbisa

    December 21, 2008 at 11:01 am

    paparan di atas itu,menggelikan lari dr judul,yg anda bahas “menjawab tuduhan pemalsuan injil” ko yg dibahas malah tafsir dr beberapa ayat Quran,ttg histotynya yg kurang pas,utk masalah pemalsuan injil,harusnya anda kemukakan:-history injil-sumber sumber injil didapat-jelaskan manuskrip injil yg asli-jelaskan bahwa injil suci dari revisi(ini agak berat)-kalaupun injil pernah direvisi,jelaskan tahunnya-dan untuk lebih meyakinkan orang jelaskan juga bahwa injil yg terbit 1611(King james),1881(Revised version),1952(revise version),1971 sampai sekarang tidak ada perubahan dalam BAB,PASAL,dan AYAT,tidak kurang tidak lebih,baru terjawab judul di atas dan orangpun senang dgn paparan anda,tp ingat,anda hrs mempunyai data2nya sy percaya anda punya, masa sy punya,,eeh jelaskan pula apa itu injil BARNABAS, kenapa sekarang jarang yg make,oke,semoga sukses!!!tongolin dong commentnya biar fair gitu,..

     
  3. adm2i2h

    January 9, 2009 at 4:46 pm

    optimsbisa:<>oke,hal dasar yang membuat injil skrg keliatan palsu adalah telalu banyaknya injil,sampe saya bingung,,<><>Respon anda sama sekali tdk menjawab apapun. Pantes aja.. anda bingung sih..<>optimsbisa:<>anda bahas “menjawab tuduhan pemalsuan injil” ko yg dibahas malah tafsir dr beberapa ayat Quran<><>Karena yg nuduh injil sdh dipalsukan itu ya quran… dodol..!!<>

     
  4. THE TRUTH

    February 10, 2009 at 4:28 pm

    aku setuju sama pendapat kamu adm2i2h:)

     
  5. adm2i2h

    February 11, 2009 at 4:42 pm

    THE TRUTH, said:<>aku setuju sama pendapat kamu adm2i2h🙂<><>Hi THE TRUTH..trimakasih komenmu🙂<>

     
  6. Halim Setio

    March 8, 2009 at 3:47 am

    Aku seumur hidup belum pernah liat Alkitab yang ASLI (Konon ditulis dalam bahasa Ibrani kuno dan bahasa Yunani,yg tersimpan di museum Louvre,Prancis????),agaknya pihak islam pernah membaca yang asli ya? Sehingga mereka berani meng-klaim bahwa Alkitab yang beredar sekarang adalah palsu…Tolong Admin nongolin cuplikan beberapa ayat dari Alkitab yang ASLI sembari diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan dibandingkan dengan Alkitab yang sekarang …soalnya Aku juga penasaran soal ASLI-PALSU ini…Terimakasih untuk Admin

     
  7. adm2i2h

    March 16, 2009 at 6:10 pm

    Halim Setio, said; <>Aku seumur hidup belum pernah liat Alkitab yang ASLI (Konon ditulis dalam bahasa Ibrani kuno dan bahasa Yunani, yg tersimpan di museum Louvre,Prancis????), agaknya pihak islam pernah membaca yang asli ya? Sehingga mereka berani meng-klaim bahwa Alkitab yang beredar sekarang adalah palsu..<><>pake asas pembuktian terbalik aja mas. Atau yg nuduh suruh kasi bukti2.<>———<>Tolong Admin nongolin cuplikan beberapa ayat dari Alkitab yang ASLI sembari diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan dibandingkan dengan Alkitab yang sekarang …<><>Yg anda persoalkan tuh keaslian kitab (buku)-nya secara fisik, atau terjemahan (konten)-nya?<>

     
  8. dedi

    December 29, 2009 at 1:32 pm

    MENURUT GUA SEMUA TULISAN YG LO TULIS SEMUANYA OMONG KOSONG TERMASUK SEMUA AGAMA YG ADA,BAGUS KAYAK GUA NGGAK PERLU AGAMA…LU SELALU MENUDUH ISLAM MENGHINA AGAMA KRISTEN SEKARANG LU BALES SEMUA DENGAN HAL YG SAMA APA BEDANYA LU,NGENTOT LO,KAYAK LO PALING BENER AJA,KONYOL LO SEMUA KALAU LO SEORANG YG PUNYA OTAK NGGAK PERLU LO TANGGAPI,KALAU LU MEMANG BENCI ABIS SAMA MUSLIM LU PERGI SANA KE AFGANISTAN LU BUNUH SEMUA MUSLIM YG ADA,JANGAN BEKOAR2 DIBLOG KAYAK WARIA ABIS DIKENTOT NGGAK DIBAYAR,BABI LO SEMUA..
    LO SEORANG PENGIKUT SETIA YESUS,ADA NGGAK DIAJARIN MENGHINA AGAMA LAIN,ADA NGGAK DIAJARIN NYARI2 KESALAHAN AGAMA LAIN,KALAU ISLAM MEMANG KAYAK GITU SEJAK DULU,SAMA KONYOLNYA SAMA OTAK BODOH LO….KALAU MEMANG ADA YESUS NYURUH LO KAYAK GITU BIAR GUA KOCOK KONTOL YESUS SAMPE NEMBAK…..NGERTI LU….ANAK HARAM LO MUAK GUA DENGAN TULISAN LO,KAYAK CECERAN SPERMA BANCI YG NGGAK ADA GUNANYA….

     
  9. yayat

    January 12, 2010 at 8:03 am

    gua setuju ama brother dedi enakan kaya qt ga punya agama, kristen anjing, islam anjing, yahudi anjing, dan semua agama anjing kitabnyapun anjing semua…. ha..haa..ha……h sembahlah Iblis…

     
  10. adm2i2h

    January 16, 2010 at 11:09 am

    dedi : MENURUT GUA SEMUA TULISAN YG LO TULIS SEMUANYA OMONG KOSONG TERMASUK SEMUA AGAMA YG ADA,BAGUS KAYAK GUA NGGAK PERLU AGAMA…LU SELALU MENUDUH ISLAM MENGHINA AGAMA KRISTEN SEKARANG LU BALES SEMUA DENGAN HAL YG SAMA APA BEDANYA LU,NGENTOT LO,KAYAK LO PALING BENER AJA,KONYOL LO SEMUA KALAU LO SEORANG YG PUNYA OTAK NGGAK PERLU LO TANGGAPI,KALAU LU MEMANG BENCI ABIS SAMA MUSLIM LU PERGI SANA KE AFGANISTAN LU BUNUH SEMUA MUSLIM YG ADA,JANGAN BEKOAR2 DIBLOG KAYAK WARIA ABIS DIKENTOT NGGAK DIBAYAR,BABI LO SEMUA..
    Admin : Ketahuan deh kalo lo muslim frustrasi. Kalo lo nggak beragama, Kok lo yg nyolot disini?! Pake ngejelek2in Yesus (Kristen) lagi… urus aja selangkangan nabi cabul lo itu dongok!!

     
  11. Muslimun

    January 17, 2010 at 1:27 pm

    Saudara, yang kita bahas saat ini adalah Firman TUHAN, dan kita yang ada di blog ini adalah orang-orang yang mengaku beragama, jadi marilah kita mempertanggungjawabkan pengharapan yang ada kita masing-masing, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.. agar segala sesuatunya tidak menjadi sia-sia..

    karena klo kita berdebat, ga ada gunanya,, Firman ALLAH bukan untuk diperdebatkan, tetapi untuk di iman'ni dan di amalkan dalam kehidupan.. dan untuk mengimani, butuh kuasa dari Roh ALLAH yang menjamah hati masing2..

    Marilah kita tiru tabiat Nabi Isa Al-Masih AS, yang tidak pernah berbantah-bantahan, tetapi dengan lembut dan penuh kasih menyampaikan kebenaran..

     
  12. Software

    January 18, 2010 at 11:41 am

    hey sob…untuk apa bermusuh-musuhan hanya karena berbeda pendapat.

    toh manusia itu kan berbeda-beda,,udah selayaknya kita memberi toleransi..bila kita tidak suka ya patut kita merenung agar diberi petunjuk oleh TUHAN KALIAN dengan sedalam-dalamnya keyakinan.

    ya meskipun banyak yg beragama islam tapi gk semua masuk surga..

    INGAT!! Agama apapun yg kita anut harus benar2 dengan iman yg sepenuh hati..nantinya kalian akan sadar sendiri.

    “Bhineka Tunggal Ika”

    untuk tahu lebih lanjut tentang kitab silahkan baca artikel disini okey?//

    http://latifabdul.multiply.com/journal/item/339/KITAB2_ALLAH_ITU_BERSERI_TAURAT–INJIL–AL_QURAN

     
  13. heru listianto

    January 18, 2010 at 6:14 pm

    ingat dimana dunia pernah dihancurkan oleh meteor yang jatuh dari langit, dan hampir semua habitat bumi ini punah, dan ingatkah kalo manusia tu kan kembali ketanah dikubur jadi mayat…. so apakah kalian siap untuk mati sekarang, apakah kalian semua siap tiba2 anda saat ini melebur jadi tanah dimakan cacing.?????? kalo anda semua siap mati sekarang, coba teriakan dalam hati anda sekalian apakah aku sudah benar??? apakah aku sudah siap kalo jika benar2 neraka itu ada. dan apakah anda tau kalo surga itu ada….. hem, saya heran, andainya manusia tu ga punya pikiran, kayak sapi melompong, mungkin ga bakalan takut mati, ga bakalan risau besok ketabrak truk, atau ga bakalan mikir besok mau makan apa. intinya adalah siapa salah siapa benar itu urusan masing2, lo lo pada ngurusin diri anda sendiri mungkin ga bisa mau ngurusin agama lain. iman mu iman mu iman ku iman ku, aku penganut islam dan aku siap memperjuangkan islam ku sampai titik darah penghabisan, biarkan kamu cap saya bodoh, dungu, goblok, tapi setidaknya saya yakin dengan islamku dan tak akan memperdebatkan nya lagi. dan apakah anda berani mati sekarang bersumpah siapa salah siapa benar yang salah siap mati hari ini juga, detik ini juga, sekarng juga, dan jangan menuntut apapun jika memang itu terjadi dan anda siap menerima resiko dan kekalahan……… Allah Hu Akbar…..

     
  14. plat

    January 20, 2010 at 3:15 pm

    hihihihihi…..tulisanmu yang ini terlihat bodoh

     
  15. Kenny

    February 14, 2011 at 9:30 pm

    Benar-benar komentar dari teman-teman muslim kasar dan cabul..itu karena mereka ga bisa ketemu langsung deengan admin, coba kalau mereka bisa bertemu admin wah bisa melakukan apa saja mereka..logikanya gampang bagaimana membedakan kitab yang asli dan yang benar dengan yang palsu dan salah..kalau palsu apa yang diajarkan pastilah sesat dan sesuatu yang sesat adalah agama yang mengajarkan orang untuk membenci orang lain, membunuh orang lain, cabul dllnya…Kristus tidak mengajarkan umatnya untuk melakukan hal-hal tersebut jadi kesimpulannya, seperti yang di imani oleh seluruh umat kristiani di seluruh dunia Alkitab itu benar-benar Asli dan Kristus itu adalah Tuhan karena Tuhan tidak akan menyuruh umatNya untuk membenci dan membunuh mahluk ciptaanNya yang lain dan Tuhan tidak pernah membutuhkan pembelaan dari umatNya sehingga harus menganiaya dan memaki-maki seseorang yang menghina Dia dan Kitab suciNya..gampang kan???

     
  16. Setyawan

    April 11, 2011 at 5:04 am

    Dan kamu akan mengetahui kebenaran & kebenaran itu akan memerdekan kamu (Yoh 8:32)

     
  17. Mufassiri

    May 14, 2011 at 5:55 pm

    Admin yth..
    Bagusan kita sebut saja nabi Muhammad itu sebagai “nabi kita”…
    Kita khan eks Muslim dan belum pernah mengakui nabi lain sebagai nabi.. Namun demikian, kita akan jadi berhak untuk mencaci maki nabi sendiri (Muhammad), tuhan kita sendiri (Auwloh)…. Ini yang saya lakukan. Kalau ada orang Islam yang marah-2, saya bilang aja… wong saya memaki rasul saya sendiri yg biadab. Kalau Muhammad elu nggak biadab, gw gak tau Muhammad mana yg elu maksud. Setahu gw, Muhammad itu memang biadab… sesuai dg hadist-2 dan alQur'an gw yg gw baca…

    Gitchu boss…

    Mufassiri
    Put Kai Hweesio

     
  18. dewa

    July 23, 2011 at 6:13 am

    1 Yohanes 2:18: “Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.”

    Berbahagialah kamu, jika kamu dihina karena nama Kristus” (1Ptr 4:14). Petrus melanjutkan: “Jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah Ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu” (1Ptr 4:16).

     
  19. riky

    August 21, 2011 at 7:38 am

    good job adm2i2h
    emang kalau muslim ga bisa jawab larinya pasti ke kristen haha
    pecundang banget yang ga mau menerima kenyataan, mau aja dibegoin ma nabi bernafsu bejat kaya begitu yang cuma memperalat orang supaya bisa berkuasa dan ngambil cewe sesuka hati dengan alasan RIDHO AWLOH, bego banget ya muslim yang ga mau pindah dari agama setan kaya gini dan masih ngotot belain nabi berengseknya haha
    ga usah bilang yesus pake kolor maen pilem porno, apa buktinya maen pilem porno hah? tolol abis
    Yesus itu jauh banget kudusnya daripada nabi mamad yang ngajis n ga ada kudusnya sma sekali, MALAH BILANGIN ORANG KAFIR ITU ANJING DAN BABI GARA2 DIA LEBIH BIADAB DAN LEBIH RENDAH DARI ANJING DAN BABI HAHAHAHAHAHAHA
    Yesus ngorbanin diri-Nya di kayu salib buat menebus dosa orang percaya, ga kaya mamad yang manfaatin n ngebegoin orang2 buat dirinya sendiri, pokoknya ga masuk akal banget nih si mamad, giliran buat salah bilang ridho awloh, tapi bilang itu salah, INTINYA MAMAD ITU TUKANG MAKSA, JEPLAK KITAB SUCI AGAMA LAIN, MAKSA DICAMPUR2 CERITA GA JELAS, MAKSA CEWE BUAT JADI SEX TOY, MAKSA KALAU DIA SELALU BENER HAHA N MAKSA ORANG YANG MASIH PERCAYA MA ORANG YANG BOM BUNUH DIRI MASUK NERAKA HAHA, sorry nih kepanjangan komennya haha
    gimana setuju ga adm2i2h haha

     
  20. TUSRIYANTO

    September 5, 2011 at 4:59 pm

    wah mas admin ini hebat saya tunggu keluaran injil versinya admin ah yang sudah direvisi kalau bisa trailer injil barnabasnya dikeluarin. bener2 deh salut dengan postinganya yang mengorek al-qur'an coba korek barnabas yang asli apa mau tak korek hahahahahahahahahaha saya punya rumah sakit ada bangsal jiwanya mau gartis buat anda karena anda mempunyai gangguan kejiwaan. yang cukup serius belum tahu banyak teologi islam sudah comment sana-sini itu tanda dari gagguan jiwa menurut WHO siapa sih anda? cuma berani di dunia maya mengutarakan isi hati dan kebencian karena kepercayaan. kayaknya nanti anda mengaku anak yesuss kalau diteruskan hehehehehehehehe ingat ada asap ada api mengapa muslim berbuat begitu pasti ada alasanya logis kan saya juga sependapat dengan anda tapi jika ini dilakukan di NKRI niscaya anda perusak Pancasila dan harus di rehabilitasi mental

     
  21. TUSRIYANTO

    September 5, 2011 at 5:05 pm

    mas admin coba totnton H chanel pembahasan tentang anti kristus dan dajal. setelah itu masuk RS saya saja y gratis seumur hidup ada layanan VVIP nanti tak tontonin cara yesus pray mirip apa tidak sama muslim menururt kesehatan anda ini mempunyai gaguna faham kebesaran itu menurut teori kesehatan

     

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: