RSS

Islam, Perang dan Imperialisme

15 Aug

Islam dan Perang


Damai Islam HANYA eksis dalam dunia Islami; damai hanya tercapai antara sesama Muslim.

B

agi non-Moslem hanya ada satu solusi – gencatan senjata sampai Muslim bisa mendapatkan lebih banyak kekuasaan. Ini perang sampai hari kiamat. Damai hanya datang jika Islam menang. Kedua peradaban hanya bisa mendapatkan periode-periode gencatan senjata.

Gencatan senjata dlm Islam memiliki preseden penting yg kebetulan disebut Yasser Arafat di Johannesburg setelah menandatangani Perjanjian Oslo dgn Israel.

Saya ingin mengingatkan anda bahwa dokumen ini berbicara ttg PERDAMAIAN. Beberapa minggu setelah Perjanjian Oslo ditandatangani, Arafat pergi ke Johannesburg, dan di sebuah mesjid ia membuat pidato dimana ia MEMINTA MAAF, “Apakah anda merasa saya menandatangani dgn Yahudi sesuatu yg menentang aturan Islam?” (Saya memiliki rekaman pidato Arafat ini.) Dilanjutkannya, “Bukan. SAYA MELAKUKAN SESUATU YG PERSIS DILAKUKAN NABI MUHAMAD.”

Apapun yg dilakukan nabi menjadi preseden. Arafat mengatakan, “Ingatkah anda cerita Hudaybiya.” Nabi membuat perjanjian dgn Bani Quraish selama 10 tahun. Tapi lalu ia melatih 10.000 tentara dan dalam dua tahun berbaris menuju kota Quraish, Mekah.

Jadi, dlm yurisdiksi Islam, kau hanya diijinkan berdamai selama maximum 10 tahun. Kedua, begitu kau mampu, kau harus memulihkan jihad [baca: membatalkan perjanjian “damai”].

Kita di Israel, memerlukan 50 tahun utk mengerti bahwa damai abadi tidak akan pernah tercapai dgn Muslim. Dunia Barat memerlukan paling tidak 50 tahun lagi utk mengerti bahwa mereka berada dalam perang dgn Islam yg alot dan tidak akan berubah. Jadi kita harus mengerti: kalau kita bicara ttg damai dan perang, kita tidak berbicara dgn terminologi Belgia, Perancis, Inggris, atau Jerman. Kita berbicara ttg Perang dlm terminologi Islam.


Gencatan Senjata Sebagai TAKTIK

Apa yg membuat Islam menerima gencatan senjata? Hanya satu hal – saat musuh terlalu kuat. Ini pilihan taktis.

Dan camkan bahwa pada detik Muslim radikal memiliki senjata atom, kimia atau biologis, mereka akan menggunakannya. Saya sama sekali tidak meragukannya.


DIMANAPUN ADA ISLAM, DISITU ADA PERANG

Alasan mengapa kita berperang di Yugoslavia dan tempat-tempat lain adalah karena Islam berhasil memasuki negara-negara itu. Dimanapun ada Islam, disitu ada perang. Ini memang hasil sikap peradaban Islam.

===========================

Read Also:
Book: Islamic Imperialism, A History, by Efraim Karsh

IMPERIALISME ISLAM MENURUT MUSLIM


“Saya diperintahkan utk memerangi semua orang sampai mereka mengatakan ‘la illaha illalah’ “(tiada tuhan selain Allah) – Pidato Perpisahan Muhamad, Maret 632.

“I shall cross the sea to their islands to pursue them until there remains no one on the face of the eart who does not acknowledge Allah.”(Saya akan menyeberangi lautan menuju pulau-pulau mereka utk mengejar mereka sampai tidak ada orang lagi di muka bumi ini yg tidak mengakui Allah.) – Saladin, Januari 1189.

“We will export our revolution throughout the world… until the calls ‘la illaha illalah Muhamad rasulullah’ are echoed all over the world.”
(Kami akan mengekspor revolusi kami keseluruh dunia –sampai seruan ‘la illaha illalah Muhamad rasulullah’ dikumandangkan diseluruh dunia.) – Ayatollah Ruhollah Khomeini, 1979.

“I was ordered to fight people until they say there is no god but Allah and his prophet Muhamad.”
(Saya diperintahkan utk memerangi orang sampai mereka mengatakan tidak ada tuhan selain allah dan rasulnya Muhamad.) – Osama bin Laden, November 2001.


ALLAH’S AMBASSADORS

“We must not forget that Allah’s rules have to be established in all lands…(Kita tidak boleh lupa bahwa aturan Allah harus didirikan di semua negara…)Imam Muzammil H. Siddiqi, Islamic Society of North America.

Muslims cannot accept the legitimacy of the secular system in the United States; for it is against the orders and ordainments of Allah . . . the orientation of the Qur’an pushes us in the exact opposite direction as the forces that are at work in the American political spectrum. (Muslim tidak dapat menerima legitimasi sistim sekuler AS; karena itu bertentangan dgn perintah dan anjuran Allah… orientasi Quran mendorong kami ke arah bertentangan dgn arah politik AS).Zaid Shakir, former Muslim chaplain at Yale.

“The first principle is thatterrorism, and terrorism alone, is the path to liberation. If what they mean by jihad is terrorism, then we are terrorists.” (Prinsip pertama adalah bahwa terorisme dan hanya terorisme adalah jalan menuju pembebasan).Imam Fawaz Damra (Convicted of lying about his ties to terrorism. – Ohio).

Siraj Wahhaj, Imam at the Masjid Al-Taqwa in Brooklyn, New York.
In time, this so-called democracy will crumble, and there will be nothing. And the only thing that will remain will be Islam.”

On the stoning of women accused of adultery – If Allah says stone them to death, through the Prophet Muhammad, then you stone them to death, because it’s the obedience of Allah and his messenger – nothing personal.”

“We’re already winning. Things are coming our way.” “Sooner or later, Muslim college students will be the parents of Muslim children. And, they should be militants.” “We’re allowed to fight against oppression. It’s an act of worship.

“In America, you’re mostly fighting with your tongue. But you should also learn how to fight with the sword.” – Abdel Malik Ali, Imam at the Masjid Al Islam mosque in Oakland, California.

“Now, all our imams, our public speakers, should be concentrating on militarizing the Muslim public. This is not a time to make a speaking issue out of this… Muslims have to familiarize themselves with every means possible… Only carrying arms will do this task. And it’s not going to be someone else who is going to carry arms for you and for me. It is you and me who are going to have to carry these arms.” – Mohammed al-Asi, Imam, and former director at the Islamic Education Center located in Potomac, Maryland.

Sumber:
AGENDA IMPERIALISME ISLAM : perang antar peradaban
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?p=65905#6590 5
http://www.muhammadanism.org/Terrorism/UsamaVideoTranscript.htm
http://www.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=38327

 
1 Comment

Posted by on August 15, 2008 in Teror Islam

 

One response to “Islam, Perang dan Imperialisme

  1. Setyawan

    May 3, 2011 at 8:00 am

    Masukkan kembali pedangmu ke dalam sarangnya sebab semua orang yang menggunakan pedang akan mati oleh pedang (Matius 26: 52)

     

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: