RSS

HIDAYAH BAGI AISHA: MURTAD!

15 Aug


KISAH AISHA
YG MNDPATKAN

“HIDAYAH”-NYA




Dear Sir,

Utk resolusi Tahun Baru saya, saya memutuskan utk mengubah “jihad benci” menjadi “jihad cinta” (terimakasih atas surat anda yang telah membuka mata saya). Berikut ini adalah 10 alasan kenapa saya meninggalkan islam.


[10]

Buang jilbab, seakan satu-satunya penghalang diantara lelaki dan perempuan adalah SEKS yang dilambangkan dengan kerudung yang saya pakai, yang katanya, utk mencegah bangkitnya birahi lelaki. Bukankah organ seks paling kuat ada diantara kuping dan bukan diantara paha?


[9]

Tinggalkan sholat lima waktu. Utk apa? Kenapa Allah yang Maha Kuasa merasa tidak nyaman hingga Dia ingin saya berpaling menghadap dia lima kali sehari, persis seperti Marlon Brando di film “Apocalypse Now” yg ingin dipuja ratusan orang primitif? Saya percaya jauh lebih baik menolong orang dengan menggunakan tangan saya daripada hanya komat kamit berdoa dengan mulut saya.


[8]

Tinggalkan Puasa Ramadhan. Ngapain berlapar-lapar dari subuh sampai maghrib? Lapar? Becanda kali!!! Malah, saya bermaksud utk makan lebih banyak dibulan Ramadhan karena saya terlalu kurus. Kenyataannya adalah lapar hanya menjadi euphemisme yang dipakai oleh orang-orang muslim utk merasakan “derita dan lapar” karena katanya hal itu juga dirasakan oleh orang-orang miskin. Sebagai gantinya, saya punya rencana utk menyumbangkan makanan ke anak-anak yatim yang dikelola oleh Kuil Budha dikota saya selama bulan Ramadhan.


[7]

Memanfaatkan uang yang saya tabung utk naik Haji utk hal lain. Bayangkan, bodoh sekali kita berputar-putar memutari Batu Hitam, mencium batu meteor yang telah terinfeksi oleh jutaan kuman dari diabetes sampai Aids. Terlebih lagi, sudah dibodohi utk melakukan itu semua, kita malah memperkaya Saudi bangsa pembenci dengan milyaran dollar hasil turis, Haji dan Umrah tiap tahun, dan tetap saja kita diperlakukan sebagai warga kelas dua (dhimmi) oleh para penghuni “Tanah Allah” itu.


[6]

Tinggalkan ritual pengorbanan kambing/sapi. Ngapain meneruskan pembunuhan barbar macam ini, menggorok leher jutaan binatang tak berdaya hanya demi ego dan kesombongan utk bersedekah, bukan karena utk hidup.


[5]

Berhenti patuh pada ego lelaki disekeliling saya. Saya akan mulai bicara pada laki-laki sambil menatap mata mereka dan menuntut diperlakukan secara setara. Saya bosan duduk dibelakang terus. Saya menolak percaya bahwa lelaki lebih pintar dari perempuan. Saya lihat dimasyarakat saya dan tidak menemukan satupun perempuan yang bisa dibanggakan. Menurut saya, kita sudah lama dicekoki masyarakat islam (via hukum shariah-nya) agar terus tidak produktif, sementara para laki-laki mengontrol hidup kita demi alasan kehormatan dan harga diri. Mereka boleh ambil ‘kehormatan dan harga diri’ tsb dan makan tuh harga diri patriakh! Karena kehormatan dan harga diri tidak ada harganya jika kami tidak punya makanan bagi anak-anak kami yang kelaparan dan rasa lapar membuat kami terpaksa mengobral tubuh kami, seperti para perempuan yang saya lihat banyak dijalan-jalan kota Teheran saat ini.


[4]

Mulai hari ini, saya akan memelihara anjing. Sementara seluruh dunia menyayangi makhluk lucu ini dan menganggapnya sebagai kawan manusia paling setia, muslim jijik dgn anjing, yg oleh nabi Muhamad dikatakan bahwa binatang jorok. HELLOOO….!! Sahabat saya yang kafir punya se-ekor anjing lucu dan dia 10 kali lebih sehat dan wangi dibanding semua kerabat dan sepupu saya di Arab. Lagipula anjing adalah satu-satunya binatang yang tahu bgmn melindungi tuan mereka dengan nyawanya.


[3]

Mulai hari ini, saya akan mengambil alih kontrol hidup saya, termasuk mencari pasangan hidup yang cocok. Betapa menggelikan membiarkan orang lain mengatur masa depan saya dengan lelaki yang tidak pernah saya kenal. Saya lihat sekeliling saya dan melihat banyak sepupu perempuan saya dipaksa menikah pada usia muda tanpa pilihan, dan lihat mereka sekarang: mereka bukannya menikmati hidup tetapi SEKEDAR HIDUP doang, kecuali sepupu saya Sophia, yang menikahi pacar kuliahnya.

[2]

Saya akan berhenti sumbang zakat ke mesjid-mesjid yang dijalankan Imam yang ajarannya mandeg pada dimensi abad ke-7 belaka, yang telah mempengaruhi saudara lelaki dan paman saya jadi penuh kebencian dan memisahkan orang-orang yg bukan golongannya. Dia bahkan berkhotbah bahwa perempuan yang baik adalah yang mematuhi suaminya. Benar-benar babi chauvinis! Disamping itu, siapa yang memberi mereka (para imam tsb) sambungan langsung jarak jauh dengan Allah hingga mereka berani mengatur hidup kita mulai dari ranjang sampai kamar mandi hingga ke dapur.

[1]

Dan terakhir Saya memutuskan utk mencintai umat manusia seluruhnya, dan utk melakukannya secara efektif SAYA HARUS MELEPAS IMAN ISLAM SAYA secara seluruhnya pula.

Subhanallah…


Best regards,
Aisha S. (Nama-samaran)

2006


Sumber:
http://www.islam-watch.org/LeavingIslam/AishaS.htm
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=17512

 
7 Comments

Posted by on August 15, 2008 in Mualaf, Muslimah

 

7 responses to “HIDAYAH BAGI AISHA: MURTAD!

  1. tyacantik

    January 10, 2010 at 9:32 am

    Syukurlahh
    kalau anda merasa lebih baikk,

    semoga di agama yang baru lebih membuat anda lebih baik dan tidak menambah dosa dengan kata2 yang tidak sopan, tidak baik menjelek2kan
    nanti berubah jadi binatang lhoo di kehidupan selanjutnya

    terima kasihh ^^

     
  2. Hamba Gelap yg coba membicarakan Terang..

    January 11, 2010 at 6:17 am

    he..he..pasti Anda ini nasibnya malang sekali hingga penuh kebencian..jgn2 anda sudah bosan..kalu setalh keluar mau masuk agama apa nih..cuba dong perlihatkan perbandingannya. thanks ya.

     
  3. hamba Allah

    January 24, 2010 at 9:31 am

    Betapa bangganya wanita yang berpakaian layaknya wanita murahan n PELACUR menebarkan auratnya dimuka bumi Allah, n menganggap lebih baik dari jilbab yang mampu memuliakan kaum wanita.
    Apa bedanya dengan binatang yang hanya menutup aurat dengan bulu tipisnya bahkan tidak menutupnya sama sekali?🙂

     
  4. Emile

    October 21, 2010 at 4:19 am

    He, he,
    Lebih baik kalo semua ditutup, agar nggak kelihatan seperti pocong/ atau Ninja. Lebih suci kan. Kok wajah, rambut musti ditutup, kan itu ciptaan “Auwloh”, yang salah kan penciptanya dong.
    Emile

     
  5. Emile

    October 21, 2010 at 4:22 am

    Lebih baik ditutup semua, kayak pocong atau ninja. Mosok, wajah dan kulit ciptaan Auwloh, ditutup. yang salah kan penciptanya.
    Emile

     
  6. ruben

    June 27, 2011 at 6:50 am

    Ee begitu ya,konon menjadi orang utan lebih baik dari orang iman ya, dasar tuhannya tak pakai baju hanya pakai seluar dalam.

     
  7. hadi83guna

    July 30, 2011 at 8:01 am

    sejelek2nya dan sekejam2nya anjing dan babi yang gak pakai baju, mereka gak pernah membunuh sesamanya.

     

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: