RSS

EX-MUSLIM INTERNASIONAL MERAPATKAN BARISAN

15 Aug

Maryam Namazie:
Anti Syaria & Konferensi
Mantan Muslim Internasional

SUDAH SAATNYA UNTUK BANGKIT

MENENTANG ISLAM DAN SYARIAH
oleh: Juliet Rix

Maryam Namazie, ketua Konsul Ex-Muslim (Murtadin) Inggris, berkata bahwa hak azasi adalah bagi setiap orang, dan bukannya bagi agama atau kepercayaan.


Maryam Namazie


Bayangkan nih, kata Maryam Namazie: “Seorang anak perempuan kecil dikerudungi dari kepala sampai jari kakinya setiap hari. Kecuali bagian muka dan tapak tangan, seluruh tubuh ditutupi karena demi mencegah pria memandangnya dengan nafsu berahi. Di sekolah, gadis cilik ini belajar bahwa derajatnya lebih rendah daripada seorang anak laki. Dia tidak boleh berdansa, berenang, menjemur kulitnya di bawah sinar matahari, atau menikmati angin semilir di rambutnya. Hal ini sudah jelas tidak dapat diterima, tapi pada kenyataannya hal ini malah dibiarkan saja terjadi jika dilakukan atas nama agama (islam).”

Namazie adalah pendiri Konsul Mantan Muslim Inggris (Council of Ex-Muslims in Britain (CEMB)) yang mulai aktif sejak pertengahan tahun lalu. Di hari Senin – dalam rangka merayakan seabad Hari Perempuan Internasional – dia bicara di sebuah konferensi tentang Islam Politik dan Hak-hak Perempuan, dan dia menyelenggarakan kampanye menentang Syariah.

Namazie lahir di Iran sebagai Muslim. Sekarang dia berusia 41 tahun, sikapnya ramah, dan tutur perkataannya lembut. Tapi dia tidak ragu memilih kata. Dibutuhkan keberanian besar untuk mendirikan organisasi orang-orang yang menolak Islam. Menurut hukum Islam, murtad (keluar dari islam) layak dihukum dengan kematian. Namazie menerima ancaman terus-menerus, biasanya melalui telepon selularnya: “Satu orang berkata, ‘Kau akan dipotong-potong’ …Aku lalu pergi ke polisi. Tadinya polisi sangat bersemangat membantu, karena mengira hal ini berhubungan dengan pemboman di Glasgow. Tapi setelah mereka tahu ternyata ini tidak ada hubungannya, mereka pun tidak pernah lagi menghubungiku.” Apakah dia tidak takut akan keselamatannya? “Ya, tentu saja, seringkali. Aku khawatir apakah aku bisa terus hidup, terutama karena sekarang aku ini seorang ibu. Jika ada orang yang memandangku dengan aneh, aku mulai curiga.” Kenapa Namazie tidak pakai nama palsu saja? “Mereka para Muslim akhirnya bisa tahu siapa dirimu. Lagipula tujuan Konsul Mantan Muslim Inggris adalah untuk berdiri tegak dan dipandang penting.” Namazie tidak suka disebut sebagai eks-Muslim dan lebih memilih tidak dihubungkan dengan julukan yang bersangkutan dengan agama apapun. Dia berkata bahwa hal ini serupa dengan orang-orang homoseks yang ke luar dan berani menyatakan dirinya sbg homo 30 tahun yang lalu: jika kau ingin mendobrak tabu, maka kau harus berani mengumumkannya secara terbuka. Saat ini Konsul Ex-Muslim Inggris beranggotakan lebih dari 100 orang dengan dukungan murtadin-murtadin (mereka yg keluar dr islam) lain yang masih belum berani bergabung. “Beberapa punya kisah-kisah yang mengerikan, tapi tidak berani mencantumkannya di website kami karena takut.”

Kakek Namazie adalah seorang mullah dan ayahnya dibesarkan dalam adat Muslim yang ketat. Kedua orangtuanya (sekarang hidup di Amerika) masih Muslim. Ketika Namazie memberitahu ayahnya tentang niatnya mendirikan Organisasi Murtadin, dia ingat apa yang dikatakan ayahnya, “Oh, tidak, kakek bakal bangkit dari kubur.” “Aku katakan padanya bahwa apa yang kulakukan adalah demi kebaikan para Muslim juga, karena jika kau hidup dalam masyarakat sekuler, kau diperbolehkan jadi Muslim, Sikh, Kristen, atau atheis, dan tetap diperlakukan sama (tanpa diskriminasi).” Sikap Namazie yang menentang islam adalah juga karena pengalamannya sendiri. Ketika dia berusia 12 tahun, revolusi Iran disabot oleh para Ayatollah dan negaranya sekarang jadi Republik Islam Iran.

“Aku tidak pernah pakai jilbab dan aku berpendidikan di sekolah sekuler. Tiba-tiba seorang pria aneh muncul di halaman sekolah. Dia berjenggot dan dikirim ke sekolahku untuk memisahkan para murid Perempuan dan pria – tapi kami lalu berlarian mengitarinya.” Namazie masih ingat wajah orang Hezbollah yang menghentikannya di jalanan gara-gara dia tidak berjilbab. “Aku saat itu baru berusia 12 atau 13 tahun. Pengalaman itu sangat menakutkan.” Hal yang lebih jelek dialami para Perempuan lainnya: “Papa perempuan itu dipukuli dan mukanya disiram asam, dan dihukum bunuh setiap hari di tayangan TV,” katanya. Lalu sekolahnya ditutup dengan alasan “Islamisasi”.

Namazi dan ibunya lalu pergi ke India. Mereka hidup di sebuah B&B di Delhi dan Namazie bersekolah di Sekolah Inggris, sedangkan ayah dan adik perempuannya yang berusia 3 tahun tetap tinggal di Teheran, Iran. Tadinya ini hanya untuk sementara saja, tapi tak lama kemudian ayahnya – seorang wartawan – berkeputusan meninggalkan Iran juga. Mereka sekeluarga tinggal setahun di Bournemouth sebelum akhirnya tinggal di AS. Setelah Namazie berusia 17 tahun, mereka mendapat status penduduk tetap di negara tersebut.

Di perguruan tinggi, Namazie bergabung dengan Program Perkembangan PBB dan bekerja bagi para pengungsi Ethiopia di Sudan. “Enam bulan setelah aku datang, Sudan jadi negara Islam. Aku merasa hal ini kok mengikutiku terus-terusan!” Bersama-sama temannya, Namazie memulai organisasi (LSM) hak azasi manusia yang tidak resmi, dan mereka mengumpulkan informasi tentang apa yang dilakukan Pemerintah. Pihak keamanan Sudah lalu memanggilnya untuk ditanyai. “Aku memang tidak bersikap tunduk dan anggota PBB yang datang bersamaku berkata, ‘Tak heran jika orangtuamu membawamu ke luar dari Iran.’ Polisi Sudah mengancamku, katanya, ‘Kau tidak tahu apa yang bakal terjadi padamu. Bisa saja kau ditabrak motor atau mengalami kecelakaan lainnya.’” Pihak PBB diam-diam mengirim Namazie keluar Sudan pulang ke rumah dengan pesawat terbang.

Itulah kejadiannya yang mengubah dirinya dari Muslim menjadi atheis, kemudian dia membaktikan hidupnya melawan Islam. Dia sekarang sedang berjuang untuk mengadakan Konferensi Murtadin (Ex-Muslim) Internasional pertama, yang akan diselenggarakan di London pada tanggal 10 Oktober, 2008. Dia juga sedang mulai melancarkan kampanye “anti Syariah.”

Aku bertanya, kau tentunya sangat terkejut ketika Kepala Bishop dari Canterbury berkata bahwa beberapa penerapan hukum Syariah di Inggris tidak bisa dihindarkan. Tidak, katanya; dia bahkan tidak merasa heran. “Sudah jelas tujuannya, meskipun dia tidak menduga reaksi keras yang dihadapinya. Yang dilakukan sebenarnya adalah penyerangan terhadap sekularisme. Dia melihat keuntungan jika didirikan sekolah Muslim dan Syariah diterapkan. Jika ini diperbolehkan, maka masyarakat Inggris tidak akan menentang kuat pendirian sekolah-sekolah Kristen dan penerapan aturan agama Kristen dalam masyarakat.”

Tapi Namazie bersikeras bahwa Syariah tidak boleh diterapkan dalam bentuk apapun di Inggris. “Hukum Syariah secara mendasar adalah hukum diskriminasi dan sangat membenci Perempuan,” katanya dan dia juga menentang jikalau orang boleh memilih antara hukum Syariah dan hukum Negara Sipil. Para Perempuan akan digilas habis dalam pengadilan Syariah, katanya. “Hukum ini akan menerjang orang-orang yang seharusnya sangat membutuhkan perlindungan dari hukum sipil Inggris.”

Namazie yakin bahwa orang-orang yg awam tentang Islam tidak begitu paham makna hak-hak azasi manusia. “HAM adalah bagi perorangan, dan bukannya bagi agama atau kepercayaan. ‘Setiap manusia adalah sederajat’ dan ini bukan berarti setiap agama itu sama.” Orang-orang Islam menganggap diri mereka sebagai korban, katanya, dan para negarawan Inggris percaya saja akan tipuan ini.” Namazie berkata bahwa Konsul Ex-Muslim Inggris memang bukan wakil bagi masyarakat Muslim Inggris, tapi meskipun demikian dia berani menerima tantangan debat dari pihak Muslim kapan saja. “Murtadin (mantan muslim) memang dalam posisi yang tepat untuk menantang politik Islam,” katanya. “Kita tidak boleh membiarkan anak-anak perempuan kecil atau siapa saja kehilangan hak azasi mereka. Kita tidak bisa menoleransi hak-hak yang tidak layak ditoleransi dengan alasan apapun – termasuk agama.”


Council of Ex-Muslims in Britain www.ex-muslim.org.uk

exmuslimcouncil@googlemail.com; 07719-166731; www.maryamnamazie.com

sumber:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=23317
http://women.timesonline.co.uk/tol/lifeandstyle/women/thewaywelive

 
10 Comments

Posted by on August 15, 2008 in Mualaf

 

10 responses to “EX-MUSLIM INTERNASIONAL MERAPATKAN BARISAN

  1. optimsbisa

    December 18, 2008 at 2:22 pm

    ex muslim aja merapatkan barisan emang mau bikin organisasi, tanggung amat, bikin aja negara ex muslim biar lbh serem…pake lambang salib,.. terus pake UUD yg berpedoman dr injil,ee..h lupa jgn injil yang sekarang udah palsu pake injil barnabas aja, kan di agama kristen banyak pilihan injilnya,!!!

     
  2. adm2i2h

    January 9, 2009 at 4:55 pm

    optimsbisa:<>ex muslim aja merapatkan barisan emang mau bikin organisasi, tanggung amat, bikin aja negara ex muslim biar lbh serem…<><>Kalo negara ex-muslim itu benar2 bisa ada, maka kehidupan masyarakatnya tdk akan miskin, bodoh dan terbelakang seperti negara2 islam..<>

     
  3. Katrok

    December 23, 2009 at 2:30 am

    Ada yg bisa Nerangin Nggak Kenikamatan SORGA yg dijanjikan PauLus,,??

     
  4. Katrok

    December 23, 2009 at 2:35 am

    KaLo ada yg bisa menggambarkan Kenikmatan SORGA yg dijanjikan PauLus aku masuk Kristen,,??

     
  5. embun pagi

    September 2, 2010 at 9:22 am

    Hai orang-orang yang beriman (maaf, yang tidak beriman tidak Hai),
    Siapapun kamu, aku tidak peduli. Aku lebih peduli pada apa yang kamu lakukan pada forum ini. Reaksimu, sikapmu dan kelakuanmu yang kontra produktif hanya menunjukkan bahwa apa yang ditulis oleh pembuat blog ini benar adanya. Integritas pribadimu,kualitas imanmu, kualitas intelektualmu, kesabaranmu, kedewasaanmu, sikap bijakmu dan penguasaan materi debamu dapat terukur dengan mudah melalui tulisanmu.
    Juga jangan pedulikan siapa aku karena aku hanya setetes embun yang akan segera lenyap diterpa hangatnya sinar mentari pagi, Aku bukan siapa-siapa dan tidak berarti apa-apa. Akulah ciptaan yang paling jelek, bodoh dan nakal. Jangan bandingkan aku dengan kalian karena kalian teramat mulia bagiku. Namun sebagaimana keadaan dan keberadaanku, tidak mengurangi rasa syukurku karena DIA telah menciptakan aku. Karena itu aku tidak ingin mengecewakanNya dengan menggunakan bagian manapun dari tubuhku untuk melakukan tindakan-tindakan bodoh (satu contoh mulut mengumpat atau memaki). Kalau aku melakukan kebodohan, DIA yang menciptakan aku pasti akan menyesal dan mengutuki aku. Kamu boleh tidak setuju dengan aku, tetapi kamu pasti setuju dengan kata-kataku.
    Kita pernah mendengar cerita mengenai ORANG BUTA dan GAJAH. Yang satu mengatakan bahwa gajah itu seperti kipas karena ia memegang telinganya. Orang buta kedua menyimpulkan bahwa gajah itu seperti ular karena ia memegang belalainya. Orang buta ketiga memegang bagian perutnya sehingga di mengira bahwa gajah itu datar seperti tembok. Masing-masing keukeuh pada pendapatnya karena memang mereka menyimpulkan berdasarkan apa yang mereka yakini melalui cara yang berbeda dan tidak ada satupun yang salah atau patut dipersalahkan.
    Kita punya pengalaman bahwa tidak semua murid bisa mengambil keseimpulan yang sama walaupun mereka selalu belajar bersama-sama pada kelas yang sama dari guru yang sama dan sumber bacaan yang sama. Ada yang benar dan ada yang salah. Namun diantara mereka tidak pernah saling menuduh bahwa yang satu telah melakukan fitnah pada yang lain. Juga tidak perlu melakukan apa-apa pada yang lain. Paling-paling, mereka akan berdebat untuk mempertahankan jawaban masing-masing dan kemudian berhenti begitu saja.
    Begitupun blog ini dan blog-blog sejenis lainnya. Muslim dan Non Muslim tidak akan pernah memandang kuran dengan sudut pandang yang sama. Kalau kemudian masing-masing mempunyai kesimpulan yang tidak sama, kenapa yang lain harus marah-marah, mengumpat, mencak-mencak, mengutuki, mengancam dan mengumbar sikap permusuhan.
    Kesimpulan si blogger bukanlah upaya menjelek-jelekkan, memfitnah, menyebarkan kebencian, menghina, merendahkan dan seterusnya. Itu hasil pemahaman melalui kacamatanya dan seharusnya dijawab dengan pemahaman oleh pihak lain yang merasa bahwa kesimpulan si blogger adalah salah dengan menunjukkan bukti-bukti sahihnya. Oleh karena itu cukup dijawab dengan HAI BLOGGER, KESIMPULAN KAMU SALAH. YANG BENAR (MENURUT PENDAPATKU) ADALAH ………….! Masing-masing tidak boleh memaksakan kepada pihak lain bahwa kesimpulannyalah yang paling benar.
    Jadilah dewasa dan itulah yang diminta sebelum kita masuk dalam forum ini. Kita ditanya apakah kita setuju dengan syarat ini? Nah siapa saja yang masuk blok ini pasti memilih OK. Namun kenyataannya, sebagian dari kalian tidak mengerti statement kalian sendiri dengan menunjukkan bahwa kalian sebenarnya adalah anak kecil dan masih ingusan.
    Tulisan ini akan aku sebarkan ke blog-blog sejenis secara bertahap agar setiap kamu yang mau berdiskusi mempersiapkan hati yang kosong sebelum masuk ke dalam blog.Alasanku, setiap blog seperti ini pasti ada yang mencak-mencak, ngomel, ngamuk dan seterusnya. Harapanku, hati yang belum terkontaminasi oleh prasangka buruk terhadap yang lain akan menghasilkan debat yang sehat dan keseimpulannya pun juga demikian.
    Salam,
    Embun Pagi.

     
  6. embun pagi

    September 2, 2010 at 9:24 am

    Hai orang-orang yang beriman (maaf, yang tidak beriman tidak Hai),
    Siapapun kamu, aku tidak peduli. Aku lebih peduli pada apa yang kamu lakukan pada forum ini. Reaksimu, sikapmu dan kelakuanmu yang kontra produktif hanya menunjukkan bahwa apa yang ditulis oleh pembuat blog ini benar adanya. Integritas pribadimu,kualitas imanmu, kualitas intelektualmu, kesabaranmu, kedewasaanmu, sikap bijakmu dan penguasaan materi debamu dapat terukur dengan mudah melalui tulisanmu.
    Aku hanya setetes embun yang akan segera lenyap diterpa hangatnya sinar mentari pagi, Aku bukan siapa-siapa dan tidak berarti apa-apa. Akulah ciptaan yang paling jelek, bodoh dan nakal. Jangan bandingkan aku dengan kalian karena kalian teramat mulia bagiku. Namun sebagaimana keadaan dan keberadaanku, tidak mengurangi rasa syukurku karena DIA telah menciptakan aku. Karena itu aku tidak ingin mengecewakanNya dengan menggunakan bagian manapun dari tubuhku untuk melakukan tindakan-tindakan bodoh (satu contoh mulut mengumpat atau memaki). Kalau aku melakukan kebodohan, DIA yang menciptakan aku pasti akan menyesal dan mengutuki aku. Kamu boleh tidak setuju dengan aku, tetapi kamu pasti setuju dengan kata-kataku.
    Kita pernah mendengar cerita mengenai ORANG BUTA dan GAJAH. Yang satu mengatakan bahwa gajah itu seperti kipas karena ia memegang telinganya. Orang buta kedua menyimpulkan bahwa gajah itu seperti ular karena ia memegang belalainya. Orang buta ketiga memegang bagian perutnya sehingga di mengira bahwa gajah itu datar seperti tembok. Masing-masing keukeuh pada pendapatnya karena memang mereka menyimpulkan berdasarkan apa yang mereka yakini melalui cara yang berbeda dan tidak ada satupun yang salah atau patut dipersalahkan.
    Kita punya pengalaman bahwa tidak semua murid bisa mengambil keseimpulan yang sama walaupun mereka selalu belajar bersama-sama pada kelas yang sama dari guru yang sama dan sumber bacaan yang sama. Ada yang benar dan ada yang salah. Namun diantara mereka tidak pernah saling menuduh bahwa yang satu telah melakukan fitnah pada yang lain. Juga tidak perlu melakukan apa-apa pada yang lain. Paling-paling, mereka akan berdebat untuk mempertahankan jawaban masing-masing dan kemudian berhenti begitu saja.
    Begitupun blog ini dan blog-blog sejenis lainnya. Muslim dan Non Muslim tidak akan pernah memandang kuran dengan sudut pandang yang sama. Kalau kemudian masing-masing mempunyai kesimpulan yang tidak sama, kenapa yang lain harus marah-marah, mengumpat, mencak-mencak, mengutuki, mengancam dan mengumbar sikap permusuhan.
    Kesimpulan si blogger bukanlah upaya menjelek-jelekkan, memfitnah, menyebarkan kebencian, menghina, merendahkan dan seterusnya. Itu hasil pemahaman melalui kacamatanya dan seharusnya dijawab dengan pemahaman oleh pihak lain yang merasa bahwa kesimpulan si blogger adalah salah dengan menunjukkan bukti-bukti sahihnya. Oleh karena itu cukup dijawab dengan HAI BLOGGER, KESIMPULAN KAMU SALAH. YANG BENAR (MENURUT PENDAPATKU) ADALAH ………….! Masing-masing tidak boleh memaksakan kepada pihak lain bahwa kesimpulannyalah yang paling benar.
    Jadilah dewasa dan itulah yang diminta sebelum kita masuk dalam forum ini. Kita ditanya apakah kita setuju dengan syarat ini? Nah siapa saja yang masuk blok ini pasti memilih OK. Namun kenyataannya, sebagian dari kalian tidak mengerti statement kalian sendiri dengan menunjukkan bahwa kalian sebenarnya adalah anak kecil dan masih ingusan.
    Tulisan ini akan aku sebarkan ke blog-blog sejenis secara bertahap agar setiap kamu yang mau berdiskusi mempersiapkan hati yang kosong sebelum masuk ke dalam blog.Alasanku, setiap blog seperti ini pasti ada yang mencak-mencak, ngomel, ngamuk dan seterusnya. Harapanku, hati yang belum terkontaminasi oleh prasangka buruk terhadap yang lain akan menghasilkan debat yang sehat dan keseimpulannya pun juga demikian.
    Salam,
    Embun Pagi.

     
  7. HANCURKAN MEKKAH

    September 19, 2010 at 8:54 am

    SEPERTINYA SULIT MENGHANCURKAN ISLAM JIKA PUSAT SESEMBAHNANYA KAABAH BATU DI MEKKAH ITU GAK DIHANCURKAN…..KALAU BATU ITU SUDAH HANCUR MEREKA AKAN SADAR DAN SETIAP SHOLAT LIMA WAKTU MEREKA AKAN MENGERTI TERNYATA TEMPAT SESEMBAHANNYA BATU HITAM SUDAH HANCUR..MAKA SHOLATNYUA AKAN BERUBAH ARAHNYA DAN BINUN MEREKA…CUMA SAYANGNYA PENGHANCURAN BATU ITU GAK BISA MENGANDALKAN AMERIKA LAGI SEBAGAI BANGSA YG SEKULER..HARUS ADA DIANTARA KITA MANUSIA INI YG NEKAT DAN SUPERNEKAT KAYAK PARA TERORISTME SILAM ITU YG NGEBOM BUKAN ATAS NAMA AGAMA DAN NEGARA…SETELAH BATU HITAM DI MEKKAH ITU HANCUR DAN SISA DEBU UMAT ISLAM AKAN BINUN..MAU MENGHADAP KEMANA?..MEREKA??? AYO KITA UPAYAKAN KEHANCURAN MEKKAH!!!

     
  8. Emile

    October 28, 2010 at 11:00 am

    Setuju aja, karena, Kaabah dijadikan legenda kesaktian Islam,dalam khotbah2 para ulama yang idiot, tidak mempan dibom, burung2 tidak dapat terbang diatasnya, selimut Kabah tetap bersih walaupun beratus tahun tidak dicuci, Inilah propaganda murahan yang menyesatkan umat.
    Tahun 1967, perang Kilat Arab vs Israel, dihentikan ketika Israel hampir mencapai Saudi. Buktikan saja, 2 juta orang Israel bisa mengalahkan gabungan 8 bangsa arab yang berjumlah 100 juta lebih, dikalahkan hanya dalam 6 hari saja.
    Itupun tidak membuat kaum Muslim sadar, bahwa agama mereka adalah sesat.
    Mari menyembah Tuhan yang benar, Jesus Kristus.

    Emile.

     
  9. eximsub@

    March 7, 2011 at 3:59 am

    Hapus Syariah di Negara2 Muslim Arab khususnya Timur Tengah yang menyatakan Murtad (pindah agama) adalah suatu tindak kejahatan & hentikan hukuman mati bagi para Murtadin.

     
  10. Setyawan

    May 4, 2011 at 6:23 am

    Deklarasi Universal hak2 manusia menyatakan bahwa setiap orang mempunyai hak utk mengganti agama atau keyakinannya, tetapi dalam Islam konsekuensinya hukuman mati bagi yg berani menganti iman mereka.
    Setiap orang yg berani mengkritik Islam & Muhammad akan berada dalam bahaya.Islam agama yg menanamkan benih kebencian & kekerasan terhadap Kafir & Yahudi.

     

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: