RSS

Aku Malu Atas Quran Yg Tak Masuk Akal

15 Aug


The Learning God

“AUWLOH” YANG

MASIH BELAJAR

Oleh Mumin Salih (February, 2007)

Bercermin pada Quran, ternyata pengetahuan “AUWLOH” rada minus. Pertentangan-pertentangan dalam Quran sendiri yg membuktikan bahwa sumbernya tidak lain dari manusia sendiri.


Selama hari-hariku sebagai muslim yg baik, saya suka membaca Quran, paling tidak sekali setahun, biasanya selama bulan Ramadhan. Jika waktu itu kau tanya saya apa perasaan saya thd Quran, saya mungkin akan menjawab begini: “Saya suka ayat-ayatnya, tapi ada ayat-ayat lain yg paling saya suka”. Lagipula, Muslim dilarang punya perasaan yg tidak mulia terhadap Quran.

Sekarang, sebagai seseorang yg murtad dari Islam, saya bisa mengatakan bahwa: saya suka beberapa ayat dan tidak suka yg lainnya, tapi saya sering kecewa atau bahkan malu oleh ratusan ayat yg tidak masuk akal. Jika saya sampai pada ayat-ayat tsb, sengaja saya percepat pembacaannya tanpa memikirkan isi ayatnya lebih dalam, persis seperti membaca tulisan yg bertentangan dan bodoh dari pahlawan favoritmu.

Dalam hati kecil, saya sadar adanya kesalahan logika dalam ayat-ayat itu, tapi saya tidak siap atau tidak mau mempertimbangkan hal itu karena takut. Khan, Quran datang dari ‘surga,’ bukan? Otak Islam saya benar-benar menyensor perasaan-perasaan tsb dan menyebutnya sebagai perasaan dari setan!

Berikut ini contoh kesalahan Quran dimana Quran menerangkan sebuah hal yg kemudian ditentang dlm ayat-ayat berikutnya. Sebagaimana diketahui setiap Muslim, kepercayaan islam yg sangat penting adalah bahwa Pengetahuan AUWLOH adalah absolut dan sempurna, dan Dia tahu semua detil dari tindakan manusia, dulu dan sekarang, juga maksud dan tindakan masa depan. AUWLOH menyimpan ini semua dalam sebuah buku atau tablet, yg disebut Allwhul Mahfouz.


Jadi, hidup manusia sudah ditentukan dari sononya, dan tidak akan terjadi apapun dalam hidup kita kecuali yg telah tertuliskan dalam tablet itu. Kepercayaan dasar islam ini berulang-ulang dipastikan dalam Quran sbb:

Q 5:99 Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan AUWLOH mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.

Q 6:3 Dan Dialah AUWLOH (Yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan.

Q 9:78 Tidakkah mereka tahu bahwasanya AUWLOH mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasanya AUWLOH amat mengetahui segala yang gaib?

Q 22:70 Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya AUWLOH mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lohmahfuz) Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi AUWLOH.

Q 27.74 Dan sesungguhnya Tuhanmu, benar-benar mengetahui apa yang disembunyikan hati mereka dan apa yang mereka nyatakan.

Penekanan akan pengetahuan sempurna AUWLOH ini tidaklah mengherankan bagi orang Arab di Mekah atau Medinah karena mereka telah percaya kpd [sosok dewa bernama] “AUWLOH” sebagai pencipta kehidupan. Malah puisi-puisi sebelum masa Islam menuliskan tentang AUWLOH [si dewa bulan itu] dan kehidupan setelah mati dg cara yg sama. Dg demikian, informasi ini bukan hal baru bagi pikiran-pikiran Arab sebelum Islam; Quran hanya menegaskan kembali & memastikannya saja.

Tapi, jelas-jelas ada yg tidak konsisten dlm Quran akan pengetahuan sempurna AUWLOH ini. Orang dapat menemukan kebingungan AUWLOH saat Ia kelihatannya tidak tahu apa yg harus dilakukanNya. Bahkan ada saat dimana AUWLOH harus melakukan beberapa ujian sebelum membuat keputusan. Dari sini dapat disimpulkan bahwa Quran dibuat oleh manusia yg pikirannya tercermin dari ayat-ayat didalamnya.

Berikut adalah contoh ayat-ayat yg menerangkan tentang AUWLOH yg sama sekali tidak berpengetahuan sempurna. AUWLOH disini masih perlu belajar utk mengetahui mana yg benar, sama seperti manusia.

Dalam ayat Surat Al Baqarah, AUWLOH ingin para Muslim menjadi saksi satu sama lain dan melakukan eksperimen dg kiblat dan AUWLOH bahkan mengaku bahwa perihal kiblat ini dibuat hanya utk menolongNYA membedakan siapa yg ikut Muhamad dan siapa yg tidak (dgn kata lain, AUWLOH sebenarnya TIDAK TAHU siapa yg ikut Muhamad dan siapa yg tidak!):

Q 2:143 Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh AUWLOH; dan AUWLOH tidak akan menyia-nyiakan imanmu…

Dalam ayat dari Surat Al Imran, AUWLOH menjelaskan kenapa Dia membuat Muslim kalah dalam Perang Uhud. Menurut Quran, semua ini adalah latihan utk menolong AUWLOH membuat keputusan akan siapa yg sungguh-sungguh layak masuk surga. (baca: AUWLOH TIDAK TAHU siapa yg sungguh layak masuk surga!)

Q 3:142 Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi AUWLOH orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.

Mereka adalah muslim sejati yg berperang dijalan AUWLOH, yg sepenuhnya yakin akan Dia, tapi ternyata Dia membuat mereka sengsara karena Dia cuma mau nge-test saja!

Dalam ayat Surat al Ana’am, AUWLOH menggunakan hewan buruan sebagai test bagi muslim (baca: AUWLOH TIDAK TAHU siapa orang yg takut kpdNya):

Q 5:94 Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya AUWLOH akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu supaya AUWLOH mengetahui orang yang takut kepada-Nya, biar pun ia tidak dapat melihat-Nya. …

(IDEM !)

Dan disini ujian ketahanan, dijelaskan dalam Surat Al Tauba, utk tujuan yg sama :

Q 9:16 Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (begitu saja), sedang AUWLOH belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain AUWLOH, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan AUWLOH Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Dan ayat ini dari Surat Saba :

Q 34:21 Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.

Dalam ayat berikut dari AUWLOH menjelaskan bahwa Dia perlu melakukan beberapa percobaan utk mengenali yg baik dari yg jahat:

Q 47:31 Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.

Bukti-bukti sudah bertebaran bahwa Quran hanya buku bercabang dan penuh kesalahan buatan manusia. Ayat-ayat diatas hanya menambah kpd setumpuk bukti yg telah ada. Dalam karyanya ‘Who Authored the Quran’ Abul Kasem mengatakan dg tepat: “Menyebut AUWLOH sebagai penulis Quran, kupikir, adalah kebohongan paling besar terhdp umat manusia selama lebih dari satu millenium”.

Orang-orang ambisius dan oportunis dalam nama AUWLOH berkumpul dibawah kepemimpinan Muhamad utk menciptakan Quran dg mengadaptasi, mengubah dan menjiplak kitab-kitab lain sebelumnya dan menjadikanya sbg hujatan terbesar sepanjang jaman.


Who Authored the Quran, by Abul Kasem.

rawandi@googlemail.com



Sumber:
www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=11506
www.news.faithfreedom.org/index.php?name=News&file


pod-rock (Translator)

 
6 Comments

Posted by on August 15, 2008 in AlQuran, Mualaf

 

6 responses to “Aku Malu Atas Quran Yg Tak Masuk Akal

  1. optimsbisa

    December 23, 2008 at 3:29 pm

    injil juga gk masuk akal mas,termasuk yg mempercayainya!coba simak,II Tawarikh 36:9, dan II raja-raja 24:8,itu tuhanmu tdk bs membedakan antara tiga bulan dan tiga bulan sepuluh hari? ini lagi:-“Daud membunuh dari orang Aram itu TUJUH RATUS ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang PASUKAN BERKUDA”.(2 samuel 10:18).-“Daud membunuh dari orang Aram itu TUJUH RIBU ekor kuda kereta dan empat puluh ribu pasuakan BERJALAN KAKI” (1 tawarikh 19:18),coba lihat hurup yang digedein,simak deh,itu ente punya tuhan ggk becus ngebedain,ratusan dan ribuan,dan ggk becus ngebedain,pasukan kapaleri dan infantri,ini kitab turun dari mana??hanya wong yg ggk punya akal yg mengatakan ini wahyu Tuhan,!!atau injilnya yg pulsa eeh..PALSUUU!!!

     
  2. adm2i2h

    January 16, 2010 at 11:27 am

    optimsbisa : injil juga gk masuk akal mas, bla..bla..bla..
    Admin : anda penderita fallacy Tu Quoque yg akut. anda tau apa itu? googling aja deh. Kalo injil salah, apakah itu otomatis akan membuat quran jadi benar dan lebih baik? logika dng IQ jongkok spt anda hanya mempermalukan diri sendiri. Di semua komen2 anda di postingan lainnya selalu saja anda melarikan diri ke kristen. Apakah anda penderita keterbelakngan mental sehingga tak mampu memahami logika yg paling sederhana sekalipun? kasihan anda…

     
  3. seyulieang

    February 17, 2010 at 12:00 pm

    Nggak usah emosi menghadapi bacaan seperti ini. Kita-pun menjadi tahu dari arah mana mereka membaca dan menyimak kebencian terhadap Islam. Kita-pun harus setuju bahwa diantara para penganut Islam-pun tidak berbudi Islami, sebenarnya. Dari situlah Islam dibaca secara umum oleh orang yang belum berpihak.
    Kitapun tahu bahwa yang diajukan mereka dari beberapa ayat yang oleh mereka dipakai dasar berbicara miring, adalah karena mereka memahami dari pikiran awal yang sudah miring.
    Janganlah kita2 umat Islam menjelekkan yang bukan dari kita, karena nantinya mereka ganti menjelekkan kita. Yang mereka bersemangat mencari kejelekan melalui pikiran miring kita balas dengan sabar. Ingatlah, jadikanlah sabar dan shalat menjadi penolongmu. Kita-kita tak boleh berharap bahwa Islam tidak mempunyai musuh. Biasa sajalah!!! Karena merekapun berharap dihargai atas pendapat miringnya. Tentu oleh kelompoknya sendiri. Mereka sekarang mendapat pujian, suka-sukalah mereka hei… sekiranya kamu-kamu berhak mendapat kesempatan.

     
  4. amar

    October 11, 2010 at 8:50 am

    Terima kasih atas pemberitahuannya atas ayat2 alquran yang kalian anggap keliru. saya merasa bersyukur telah membaca dan memahami ayat2 alquran yang kalian nasrani anggap keliru, tetapi setelah membacanya saya lebih menjadi paham akan maksud sebenar ayat2 tersebut dan bertambah keyakinan pada saya bahwa tidak ada yang keliru/salah tentang semua ayat2 yg kalian anggap salah.

     
  5. Emile

    November 4, 2010 at 2:14 pm

    Orang Kristen tidak meng-klaim bahwa Injil ditulis oleh Tuhan. Alkitab disusun berdasarkan manuskrip2 kuno yang ditemukan, dan kitab2 yang dianggap layak, dipisahkan dan disebut Canon. Dalam perkembangannya, sampai tahun 250 AD, barulah 66 canon disyahkan menjadi Alkitab yang lengkap.

    Canons dalam Alkitab dinamai berdasarkan Penulis Alkitab, dan penulis Alkitab tidak seluruhnya diketahui, sehingga ada beberapa Canon yang tidak dinamai berdasarkan nama penulis, seperti Kitab Tawarich, Raja-Raja; Hakim-Hakim.
    Jadi, ada 2 penulis yang menulis mengenai peperangan di-Aram, yang salah satun penulisnya tidak diketahui, yang menurut kitab Tawarich (diduga ditulis oleh Ezra) korban berjumlah 7000, sedangkan dalam Kitab Samuel (diduga ditulis oleh Nabi Samuel), korban berjumlah 700.
    So what, 2 penulis yang menulis jumlah korban yang berbeda, tetapi kejadian dan kesaksiannya SAMA.

    Coba bandingkan dengan Isra Miraj, Muhammad dari Mekah ke Masjidil Aqsa dalam QS 17:01.
    Padahal sejarah mencatat bahwa Masjidil Aqsa dibangun pada masa kalifah ke-3 tahun 710 AD, SESUDAH MUHAMMAD WAFAT (tahun 631).

    Coba renungkan Isra Miraj ini bro, dan carilah kebenaran, jangan mau dibodohi Arab.

     
  6. Fahrizal L

    July 2, 2013 at 6:37 am

    Eh, Al-Qur’an bukan buatan manusia….. mau bukti…. lihat keajaiban Al-qur’an seperti : Sudah dijelaskan Big Bang, Dinosaurus, dan lain2…. Memang selama saya membaca Al-Qur’an tidak ada istilah Dinosaurus, tetapi ada firman Allah yang membuktikan adanya makhluk dg ciri2 Dinosaurus….. Lantas mengapa di Al-Qur’an tak ada istilah Dinosaurus….. karena manusia-lah yang memberikan nama itu…….. Satu2nya kitab yang menyebutkan bahwa jasad Fir’aun diselamatkan hanya Al-Qur’an, sementara yang lain hanya menyebut jasad itu tenggelam di laut merah……… APA SUDAH JELAS ?

     

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: