RSS

Akar Islam (Arab) adalah Hindu (India)

15 Aug

AKAR ISLAM (ARAB)

ADALAH HINDU (INDIA)

[Catatan: Penggalan arkeologis baru-baru ini di Kuwait menemukan sebuah patung emas dewa Hindu, Ganesha. Ini bisa membantu kita menjelaskan hubungan antara Hindu dan Arab.]

 

Patung Ganesha ditemukan di KUWAIT

KAABAH ADALAH KUIL HINDU
By P.N. Oak (Historian/Sejarawan)

Ternyata didalam Kabah, ada sebuah inskripsi yg merujuk kpd raja Vikramaditya. Ini membuktikan tanpa ragu bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India.

Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ yg disimpan dlm perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Terjemahan inskripsi tsb:
(Sayar ul Okul berarti ‘Kata-kata Berkesan’)

Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dlm kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela … Kami, Arab, terjerat dlm kegelapan (jahiliyah) … namun pendidikan yg disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing. Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yg kepitanrannya bersinar spt matahari dari negaranya kenegara kami…”

Ini bahasa Arabnya :
“Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini Ela Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem. Yundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa- rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum”. (Page 315 Sayar-ul-okul).

Analisa :
Kerajaan-kerajaan India purbakala kemungkinan besar melebarkan sayap sampai ke Arab dan Vikramaditya-lah yg pertama merebut kawasan Arabia. Karena inskripsi itu mengatakan bahwa Raja Vikram menghilangkan jahiliyah dari Arabia. Dan, apapun agama mereka sebelumnya, orang-orangnya Vikrama sukses dlm menyebarkan ajaran Vedic (dari kitab-kitab Weda, buku suci Hindu) ke dlm way of life Arabia.

Pengetahuan seni dan sains India disebarkan kpd dunia Arab lewat sekolah-sekolah, akademi dan pusat-pusat budaya. Jadi, kepercayaan bahwa orang Arab yg membawa ajaran ini kpd negara mereka lewat upaya mereka sendiri tidak berdasar.

Juga bisa disimpulkan bahwa Kutub Minar di Delhi bisa saja merupakan menara Vikramadiya memperingati keberhasilannya merebut Arabia. Kesimpulan ini dikuatkan oleh dua hal:

Pertama, inskripsi pada menara tinggi dari besi didekat Kutub Minar merujuk pada perkawinan raja Vikramaditya kpd permaisuri Balhika. Balhika tidak lain dari nama kawasan Balkh di Asia Barat (Afghanistan, tempat kelahiran pujangga islam, Jalaludin Rumi). Kemungkinan, Arabia direbut Raja Vikramaditya dari penguasa Balkh yg mengadakan perjanjian damai dgn memberikan puterinya sbg pengantin.

Kedua, kota disebelah Kutub Minar bernama Mehrauli, dari nama Mihira, seorang astronomer-mathematician dari keraton Raja Vikram. Mehrauli adalah kependekan Sansekerta dari kata-kata ‘Mihira-Awali’ yg menunjukkan barisan rumah bagi Mihira dan staf asistennya yg bekerja sbg pengamat bintang yg dilakukan dari menara tsb.

ARSIP DI TURKI
Di Istanbul, Turki, ada perpustakaan termashur bernama Makhatab-e-Sultania, yg terkenal mempunyai koleksi terbesar dari literatur Asia Barat. Di bagian Arab perpustakaan tsb ada sebuah antologi sajak-sajak Arab purbakala. Antologi ini disusun dari karya sebelumnya dr thn 1742M dibawah perintah Sultan Salim.

Halaman-halaman volume itu terbuat dari Harir – semacam sutera yg dibuat utk
menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yg dihias dgn kertas emas.
Antologi itu dikenal dgn nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dlm 3 bagian.
Bagian pertama mengandung detil biografi dan komposisi puisi penyair Arab PRA-Islam.
Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak-sajak penyair dari periode yg dimulai tidak lama setelah Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah.
Bagian ketiga adalah ttg penyair-penyair sampai jaman Khalif Harun-al-Rashid.

Abu Amir Asamai, penyair Arab yg merupakan penyair utama keraton Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tsb. Edisi modern pertama ‘Sayar-ul-Okul’ terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932.

Koleksi ini dianggap sbg antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak-sajak Arab purbakala. Koleksi ini menunjukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengandung penjabaran deskripsi ttg kuil purbakala Mekah, kita dan bazar tahunan yg dikenal sbg OKAJ disekitar kuil Kabah di Mekah. Ini berarti bahwa kumpul-kumpul di Mekah setiap tahun utk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam (sebelum islam).

Bazar OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda ber-marijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar utk membahas aspek-aspek sosial, religius, politis, literatur dan aspek-aspek budaya Hindu lainnya yg menyebar di Arabia. ‘Sayar-ul-Okul’ mengatakan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi-diskusi disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India), yi tradisi kaum elit mendiskusikan hal-hal penting sementara kaum awan berkumpul utk mencapai kenikmatan spiritual. Kuil-kuil utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan/Arabia) adalah kuil-kuil dewa SIWA. Bahkan sampai sekarang, emblem-emblem Mahadewa Siwa masih nampak.

Dan emblem Siwa paling nampak adalah batu Shankara (Siwa) yg dihormati para pehijrah Muslim sampai disentuh dan dicium di Kabah (ingat, batu hajar aswad). Raja Vikramaditya memang terkenal cinta pada Mahadewa Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil terkenal Mahankal, yi milik Dewa Shankara (Siwa) yg di-asosiasikan dgn Vikramaditya. Karena menurut inskripsi Vikramaditya, dialah yg menyebarkan agama Hindu, siapa lagi kalau begitu yg mendirikan kuil Kabah di Mekah ?

TRADISI JUBAH di MEKAH
Sebelum para pehijrah masuk Mekah, mereka diminta utk mencukur kepala dan jenggota serta megenakan jubah khusus yg terdiri dari dua lembar kain putih yg tidak dijahit. Satu disarungi di pinggang dan yg lainnya dililitkan sekitar bahu. Ini merupakan tradisi Hindu purbakala bagi mereka yg ingin masuk kuil-kuil Hindu dlm keadaan bersih dan murni.

 

Para swami sebelum dipotong jenggotnya. Mirip Muslim khan?


Muslim


Budhis …emang mirip yah?


Kuil utama di Mekah, yg menyimpan lambang-lambang Siwa, dikenal sbg KA’BAH. Kotak ini dilapisi kain hitam. Ini adalah tradisi jaman dahulu kala ketika orang menganggap penting utk meng-kamuflase tempat suci itu (Ka’bah) agar tidak dicaplok atau direbut bangsa lain.

PATUNG DEWA- DEWI
Menurut Encyclopaedia Britannica, kotak Ka’bah memilikii 360 patung. Tradisi mengatakan, ketika tempat itu diserang, salah satu dewa didalamnya adalah dewa Saturnus; satunya lagi adalah dewa Bulan dan ada lagi yg disebut Allah.

Ini bukti bahwa orang Arab jaman pra-Islam itu memuja 9 planet. Di India, praktek puja ‘Navagraha’, yaitu praktek pemujaan bagi ke 9 planet, termasuk Saturnus dan Bulan masih eksis sampai sekarang.

Di India, bulan sabit selalu digambarkan diatas lambang dewa Siwa. Karena itulah, lambang Siwa dlm Ka’bah juga menjadi lambang bendera Islam.

ZAMZAM ATAU AIR (SUNGAI) GANGGA
Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, air Gangga tidak pernah dapat dipisahkan dari lambang Siwa (bulan sabit). Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Dan memang! Didekat Ka’bah ditemukan sebuah sumber mata air suci yg disebut ZAMZAM. Sampai sekarang, Zamzam dianggap suci karena tradisi jaman pra-Islam itulah!

Sungai Gangga, zamzamnya Hindu


TAWAF
Tidak ada mesjid lain di dunia yg dikelilingi sampai 7 kali. Hanya orang Hindu yg ber’tawaf’ mengelilingi dewa-dewi mereka. Lagi-lagi bukti bahwa Ka’bah adalah tempat ibadah Hindu jaman pra-Islam. Praktek mengambil 7 langkah yg dikenal sbg Saptapadi diasosiasikan dgn upacara perkawinan Hindu dan pemujaan api. Upacara klimaks dlm perkawinan Hindu yg menggabungkan pasangan pengantin mengelilingi api suci sebanyak empat kali (tapi kemudian di-salah artikan dgn 7 kali). Mengingat “MAKHA” berari API, ketujuh tawaf itu membuktikan bahwa MEKAH ADALAH PUSAT PEMUJAAN DEWA API.

KATA ‘ALLAH’
Jangan kaget bahwa kata ‘ALLAH’ sendiri berasal dari bhs Sansekerta.
Allah, Akka dan Amba adalan sinomin. Nama-nama ini berarti: DEWI atau Ibu. Istilah ‘ALLAH’ merupakan bagian dari stanza-stanza Sansekerta yg memuja-muja Dewi Durga, yg juga dikenal sbg Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini. Islam mencaplok penggunaan kata ‘Allah’.

Satu ayat Quran merupakan terjemahan persis dari sebuah stanza dlm Yajurveda. Spt dijelaskan oleh pakar Hindu terbesar, Pandit Satavlekar dari Pardi, dlm salah satu artikelnya.

[Note: Pakar lain menunjukkan bahwa ayat Quran dibawah ini mirip persis dgn ajaran Kena Upanishad (1.7).

Quran:
"Sight perceives Him not. But He perceives men's sights; for He is the knower of secrets, the Aware."
(Karena tidak disertai dgn nomor ayatnya, gue nggak bisa kasih terjemahannya sesuai dgn Quran. Tapi intinya: 'Indera mata tidak bisa melihatNya. Tapi IA melihat indera manusia; karena IA maha tahu segala rahasia')

Coba bandingkan dengan ini;


Kena Upanishad:
"Apa yg tidak dapat dilihat dgn mata namun bisa ditembus dgn mata, itulah Brahma (Tuhan) dan bukan apa yg dipuja manusia (didunia).
(That which cannot be seen by the eye but through which the eye itself sees, know That to be Brahman (God) and not what people worship here (in the manifested world)."


(Arti ayat diatas: Tuhan berada diluar indera perasa manusia.]

Identitas sistem Unani & Ayurveda menunjukkan bahwa Unani adalah istilah Arab bagi sistem penyembuhan Ayurveda yg dibawa ke Arabia saat wilayah itu masih merupakan bagian dari kerajaan India.

Tradisi-tradisi Hindu lainnya yg diterima Islam:
Hindu memiliki pantheon 33 dewa-dewi. Bangsa-bangsa pra-Islam di Asia Kecil juga memuja 33 dewa/i. Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kpd Asia Barat selama kekuasaan India.

Bulan Muslim ‘Safar’ menunjukkan bulan ‘extra’ (Adhik Maas) dlm kalender Hindu.

Bulan Muslim ‘Rabi’ berasal dari kata Ravi yg berarti ‘matahari’ karena huruf Sansekerta ‘V’ dirubah Prakrit ‘B’ (Prakrit merupakan versi sehari-hari bhs Sansekerta).

Rasa hormat Muslim pada Gyrahwi Sharif tidak lain dari Ekadashi milik Hindu (Gyrah = elevan or Gyaarah). Keduanya sama artinya.

IDUL FITRI
Praktek ini berasal dari upacara kurban Go-Medh dan Ashva-Medh Yagnas. “Id” dlm Sansekerta berarti ibadah/pemujaan. Id dlm Islam juga menandakan hari-hari pemujaan. Kata MESH dlm zodiak Hindu berarti DOMBA.

Dijaman dulu, setiap tahun dimulai dgn masuknya matahari kedalam lingkup bintang Aries. Kesempatan ini ditandai dgn pesta bakar kambing Inilah asal usul festival Bakari Id.
[Note: Kata Bakari adalah kata Hindu bagi kambing.]

Karena Id berarti ibadah dan Griha berarti ‘rumah’, kata Islam Idgah berarti ‘Rumah ibadah’ yg sama persis dgn arti Sansekritnya.

Kata ‘Namaz’ berasal dari kata Sansekerta ‘Nama’ & ‘Yajna’ (NAMa yAJna) yg berarti menundukkan badan dan memuja/beribadah.

Istilah ‘Id-ul-Fitri’ berasal dari istilah ‘Eed of Piters’ yg berarti memuja nenek moyang, dlm tradisi Sansekerta. Di India, orang Hindu memperingati nenek moyang mereka selama dua minggu masa Pitr-Paksha. Sama juga dgn ‘Id-ul-Fitr’ (pemujaan nenek moyang).

Praktek Islam utk memperhatikan gerak gerik bulan sama dgn adat Hindu utk buka puasa pada hari Sankranti dan Vinayaki Chaturthi setelah terlihatnya bulan.

BULAN
Deksripsi kitab Weda ttg bulan, konstelasi bintang berbeda-beda dan penciptaan alam semesta dicontek Quran dlm Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4-7.

Pembacaan Namaz lima kali sehari berasal dari tradisi Weda bernama Panchmahayagna (5 kali pujaan- Panch-Maha-Yagna) yg merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu. (bandingkan dengan shalat 5 waktu dlm islam).

Muslim membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat. Ini berasal dari aturan ‘Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah’.

BULAN-BULAN HARAM
4 bulan dlm setahun dianggap suci dlm tradisi Islam. Mereka tidak boleh menjarah atau melaukan tindakan kriminal selama periode tsb. Ini berasal dari tradisi Chaturmasa yi, periode 4 bulan puasa dan menghindari kejahatan.

Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka’abah merupakan pusat penting dewa Siwa, festival Shivaratri biasanya dirayakan disana dgn besar-besaran. Festival itulah yg disebut dlm Islam sbg Shabibarat.

Menurut sejumlah Encyclopaedia, memang ada ukiran-ukiran tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dlm huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza-stanza dari Bhagavad Gita.

ORANG INDIA DI TIMUR TENGAH
Menurut Islam, pedagang-pedagang India menetap di Arabia, khususnya di YAMAN. Di Ubla terdapat pemukiman-pemukiman besar orang India. Ini menunjukkan bahwa kehadiran orang India di Arabia & Yaman cukup berpengaruh terhdp penduduk setempat. Ini tidak dimungkinkan kecuali mereka berasal dari kelas penguasa.

Disebut dlm Ahadis Imam Bukhari bahwa suku India, JAT, berada di Arabia jauh sebelum jamannya Mohamad. Malah ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil dokter Jat utk menyembuhkannya. Ini membuktikan bahwa orang India memiliki status tinggi di Arabia. Dan status macam ini tidak bisa melekat pada mereka, kecuali mereka memang penguasa. Bukhari juga berbicara ttg seorang raja India yg mengirim satu pot jahe (ginger pickles) kpd nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya shg mampu memberikan hadiah yg begitu sepele spt satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia.

Barah Vafat, festival Muslim utk memperingati mereka yg mati dlm pertempuran berasal dari tradisi Sansekerta. Kata ‘Phiphaut’ yg berarti ‘mati’. Hindu merayakan hari Chayal Chaturdashi utk menghormati para pahlawan perang.

KATA ‘ARAB’ = KUDA
Kata Arabia sendiri berasal dari Sansekerta. Kata aslinya adalah ‘Arabasthan’. Karena Prakrit ‘B’ adalah Sansekerta ‘V’, maka nama Sansekerta aslinya adalah ‘Arvasthan’. ‘Arva’ dlm bhs Sansekerta berarti KUDA. Arvasthan berarti : negara penuh kuda, dan spt kita tahu semua, Arabia memang terkenal karena kuda-kudanya.

The Arab Stallion

wikipedia wrote: http://en.wikipedia.org/wiki/Arabian_horse
Kuda Arab adalah jenis kuda yg memiliki reputasi kepandaian tinggi, semangat tinggi dan stamina luar biasa. Jenis kuda ini mudah dikenali. Kuda Arab adalah jenis yg paling tua. Bukti arkaeologis menunjukkan bahwa kuda-kuda tsb memiliki sejarah sampai 4500 thn.


PUISI/LITERATUR
‘Sayar-ul-Okul’ menyebutkan bahwa simposium pan-Arab pra-Islam diselenggarakan di Mekah pada festival tahunan Okaj. Semua penyair ternama berpartisipisasi.

Penyair-penyair yg paling jitu diberi hadiah. Puisi yg paling bagus diukir dlm lempengan emas dan digantung didalam Ka’bah. Ada puisi-puisi yg ditulis pada kulit kambing atau onta. Mereka digantung diluar tembok kuil. Jadi, selama ribuan tahun, Ka’abah sebenarnya merupakan rumah penyimpanan puisi-puisi terhebat Arabia yg diinspirasi tradisi Hindu.

Oleh karena itu puisi-puisi tsb dinamakan Mu’allaqat (Yg digantung!)
Lihat link artikel berikut:
Literatur PRA-Islam**

Namun semua syair-syair itu entah hilang atau dihancurkan gang penjarah Muhammad. Bahkan penyair pribadi muhammad, Hassan-bin-Sawik, ikut mencuri syair-syair berharga itu dan menyimpan lempengan-lempengan emas itu dlm rumahnya. Cucu Sawik, yg ingin menjual lempengan emas itu membawanya ke khalif jaman itu dimana ia ketemu pemikir terkenal Arab, Abu Amir Asamai. Ia menerima lima lempengan emas dan 16 lembaran kulit yg dihiasi dgn syair-syair yg memenangkan penghargaan. Dan sang penjual juga bahagia menjadi OKB (kaya mendadak) akibat dagangannya yg laris hari itu.

Pada kelima lempengan emas tertulis ayat-ayat oleh penyair-penyair Arab kuno spt
Labi Baynay, Akhatab-bin-Turfa & Jarrham Bintoi. Penemuan ini mengakibatkan Harun-al-Rashid memerintahkan Abu Amir utk menyusun koleksi dari komposisi-komposisi sebelumnya. Salah satunya adalah atribut Jarrham Bintoi, penyair Arab terkenal, KEPADA RAJA VIKRAMADITYA.

Bintoi yg hidup 165 thn sebelum Muhammad menerima hadiah tertinggi bagi komposisi syair-syairnya selama 3 thn berturut-turut dlm simposium pan-Arab di Mekah. Kesemua sajak-sajak Bintoi paling terkenal ini digantung didalam Ka’abah dlm lempengan emas.

Atribut Bintoi kpd raja Vikramaditya merupakan bukti kuat bahwa raja tsb menjadikan jazirah Arab sbg bagian dari kerajaan besar India. Itulah mengapa mulai dari India, semua negara memiliki nama sansekerta spt Afghanisthan, Baluchisthan, Kurdisthan, Tajikisthan, Uzbekisthan, Iran, Sivisthan, Iraq, Arvasthan, Turkesthan (Turkmenisthan) dsb.

Sajak Bintoi bisa dilihat di link artikel berikut: Istilah-stilah Hindu yg diadopsi Islam**

Tidak sulit mengerti sejarah purbakala kalau kita mengenal jajahan raja Vikramaditya. Bahkan keluarga-keluarga bangsawan/ksatria India melahirkan suku-suku sprt Pahalvis (Pahlevi) & Barmak(?), yg menguasai Iran & Iraq. Karena pengaruh India, orang-orang Parsi menjadi pemuja api, misalnya. Karena pengaruh India, orang-orang Kurdi di Kurdisthan berbicara semacam dialek Sansekrit, kuil-kuil pemuja dewa api eksis sampai ribuan mil diluar India dan puluhan pusat-pusat budaya India spt Navbahar di Asia Barat dan sejumlah viha di Rusia tersebar diseluruh dunia. Sejak itu, banyak puing-puing vihara ditemukan di Russia, patung-patung kuno India juga sering ditemukan dlm penggalian-penggalian di Asia Pusat (Tengah). Termasuk yg barusan ditemukan di Kuwait itu.

Sayang bahwa bab sejarah dunia ini hampir terhapus total dari ingatan manusia. Kami perlu menyusunnya kembali utk mengerti konsep dan orientasi sejarah purbakala. Dgn mengerti sejarah, kami bisa lebih mengerti siapa nenek moyang kami sebenarnya.


* Tambahan:

Terjemahan diatas adalah terjemaham bebas yg hanya menyertakan bagian-bagian yg dianggap umum dalam persamaan budaya Hindu pada jaman Pra-Islam di Arab dgn Islam Arab.

Figure 1. Pola tantric yg menggambarkan struktur Ka’abah. go to www.google.com/ in the search box type ‘Sword of truth Aditi Chaturvedi’


Dari arsip the Sword of Truth :
Semua Quran Arab dicetak dgn angka misterius 786. Tidak ada pakar Muslim yg tahu mengapa angka 786 dianggap sbg angka suci. Namun angka “misterius” ini tidak lain dan tidak bukan berasal dari huruf suci Weda “OM” dlm bahasa Sansekrit (lihat dibawah). Siapapun yg kenal Sanskrit bisa melihat lambang “OM” secara terbalik dari angka 786-nya Arab! Muslim tidak sadar bahwa angka misterius Islam ini adalah lambang HINDU!

OM, dibaca terbalik dari belakang kedepan menunjukkan angka 786


Coba gambar di atas diputar ke kanan (rotate-right), maka akan
terlihat seperti huruf dibawah ini :


Lihat link diskusi Apa Isi Kabah



ISLAM IS ANGRY CHILD
(CORRUPTED FORM) OF HINDUIS


Umar-Bin-E-Hassham, Paman Muhamad, merupakan pengikut Hindu taat dan penyembah Dewa Siwa. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak-sajak memuja Siwa. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sair-Ul-Okul :

Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru
Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru
We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa
Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru
Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA
Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru
Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman
Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru
Massayaray akhalakan hasanan Kullahum
Najumum aja- at Summa gabul HINDU

Terjemahannya dlm bhs Inggris:
The man who may spend his life in sin
and irreligion or waste it in lechery and wrath
If at least he relent and return to
righteousness can he be saved?
If but once he worship Mahadeva* with a pure
heart, he will attain the ultimate in spirituality.
Oh Lord Shiva exchange my entire life for but
a day’s sojourn in India where one attains salvation.
But one pilgrimage there secures for one all
merit and company of the truly great.

*(MAHADEVA ditujukan kpd Dewa SIWA )

Bila Anda ke Turki mampirlah untuk mengecek ke perustakaan yg menyimpan Sayar ul Okul tbs.
Ada yg punya copy Quran versi Arab dgn angka-angka misterius 786? Tolong kasih tahu ya… ###

Sumber:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=1614
http://www.salagram.net/VWH-Kaaba.html

About these ads
 
2 Comments

Posted by on August 15, 2008 in Islam

 

2 responses to “Akar Islam (Arab) adalah Hindu (India)

  1. Soe Hoek Gie

    April 30, 2010 at 7:53 am

    terima kasih atas informasinya…
    hal ini sudah lama menjadi obrolan di kalangan kami…
    tetapi bukan untuk memprovokasi saudara Muslim untuk mengikuti keyakinan kami…
    kami menghormati dan mencintai keberagaman…
    karena agama itu ibarat agama dan air yang mengalir ibarat manusia.
    walaupun medan yang ditempuh sungai berbeda, tetapi tujuannya adalah sama yaitu samudra yang maha luas (Tuhan)..
    selain itu kami yakin Tuhan hanya satu…
    Tuhan mu = Tuhan ku…
    kau sholat di Masjid , kau sembahyang di gereja, atau kau sembahyang di vihara, berarti kau berbhakti kepada Tuhanku. karena yang menciptakanmu adalah yang menciptakanku…
    mohon kepada penulis, agar tulisan saudara mengikuti aturan kritisasi yang sopan..
    agar dari tulisan saudara yang bermaksud “memberi informasi” ini bukan “memberi perang”…
    terus terang, saya juga agak tersinggung terhadap tulisan anda yang mengatakan “mahluk Hindu”. saeakan-akan kami mahluk yang rendah di hadapan saudara..
    tolong kalau bisa diganti tulisan saudara tersebut, agar tidak menyinggung pembaca lainnya…
    terima kasih,

     
  2. rumah arus

    February 14, 2011 at 11:22 pm

    ini tulisan terbodoh yg pernah saya baca. sudah jelas Ka'bah itu peninggalan Abraham. Makkah pra islam merupakan jalur perdagangan antara india sampai ke eropa. letak makkah berada ditengah gurun. terdapat sebuah Oase tempat para kafilah berhenti sejenak untuk beristirahat. karena letaknya di padang gurun, Oase itu tentu sangat penting bagi para kafilah. Oleh karena itu, Oase itu dianggap sebagai tempat suci bersama. hal itu juga untuk menghindari konflik antar kafilah dari berbagai suku bangsa tersebut. di era muhammad saja, terdapat 300 “berhala” atau lambangsuci berbagai aliran kepercayaan disana. termasuk orang-orang Hindu dari india, nepal atau budhist tibet.

    ah, tp sy kira gak ada gunax jg bicara diforum yg sangat emosional ini. saya sarankan siapa saja tidak usah menanggapi tulisan2 ini lagi. kajuman. Pembuat blog ini sakit jiwa, suka cari sensasi dan perhatian saja. saya suka berbagi pengetahuan, seekstrim apapun itu. tapi tidak sekonyol debat ngawur diforum ini.

    salam juga buat BAYU WIRAWAN. Musik anda keren. tp tidak blog ini, sungguh goblok…

     

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: